<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" article-type="research-article" dtd-version="1.3" xml:lang="en">
  <front>
    <journal-meta>
      <journal-id journal-id-type="publisher-id">JCEMTY</journal-id>
      <journal-title-group>
        <journal-title>Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY)</journal-title>
        <abbrev-journal-title abbrev-type="publisher">JCEMTY</abbrev-journal-title>
      </journal-title-group>
      <issn pub-type="ppub">2987-5072</issn>
      <issn pub-type="epub">2987-5080</issn>
      <publisher>
        <publisher-name>KHD Production</publisher-name>
      </publisher>
    </journal-meta>
    <article-meta>
      <article-id pub-id-type="publisher-id">406</article-id>
      <article-id pub-id-type="doi">10.53713/jcemty.v3i2.406</article-id>
      <article-categories>
        <subj-group subj-group-type="heading">
          <subject>Community Empowerment Article</subject>
        </subj-group>
      </article-categories>
      <title-group>
        <article-title>The Effectiveness of Implementing the Digital-Based Educational Control Information System (SI-KEPPO) to Improve Follow-Up Visit Compliance among Patients with Diabetes Mellitus</article-title>
        <trans-title-group xml:lang="id">
          <trans-title>Penerapan Inovasi SI-KEPPO Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kepatuhan Kontrol Pasien Diabetes Melitus</trans-title>
        </trans-title-group>
      </title-group>
      <contrib-group>
        <contrib contrib-type="author" corresp="yes">
          <name name-style="western">
            <surname>Agustina</surname>
            <given-names>Baiq Linda</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
          <xref ref-type="corresp" rid="cor1">*</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Mardiati</surname>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Misni</surname>
            <given-names>Yulia</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Wardani</surname>
            <given-names>Noor Ika</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Wijaya</surname>
            <given-names>Dodi</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff2">2</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Rondhianto</surname>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff2">2</xref>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff1">
        <label>1</label>
        <addr-line>
          <named-content content-type="department">Postgraduate Student, Master of Nursing Program, Faculty of Nursing</named-content>
        </addr-line>
        <institution>Universitas Jember</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff2">
        <label>2</label>
        <addr-line>
          <named-content content-type="department">Master of Nursing Program, Faculty of Nursing</named-content>
        </addr-line>
        <institution>Universitas Jember</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <author-notes>
        <corresp id="cor1">Baiq Linda Agustina: <email>242320102015@mail.unej.ac.id</email></corresp>
      </author-notes>
      <pub-date pub-type="epub">
        <month>11</month>
        <year>2025</year>
      </pub-date>
      <volume>3</volume>
      <issue>2</issue>
      <fpage>118</fpage>
      <lpage>128</lpage>
      <history>
        <date date-type="received">
          <day>06</day>
          <month>07</month>
          <year>2025</year>
        </date>
        <date date-type="rev-recd">
          <day>02</day>
          <month>10</month>
          <year>2025</year>
        </date>
        <date date-type="accepted">
          <day>06</day>
          <month>10</month>
          <year>2025</year>
        </date>
      </history>
      <permissions>
        <copyright-statement>© 2025 The Authors</copyright-statement>
        <copyright-year>2025</copyright-year>
        <license license-type="open-access" xlink:href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">
          <license-p>This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.</license-p>
        </license>
      </permissions>
      <abstract xml:lang="en">
        <p>Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that requires long-term and consistent monitoring to prevent complications. However, low adherence to follow-up visits remains a significant challenge in primary healthcare settings, including at Cakranegara Public Health Center in Mataram City. Based on data from January to May 2025, only 62.6% of the total 957 DM patients returned for scheduled follow-up visits. This community service initiative aimed to implement and analyze the effectiveness of a digital innovation, SI-KEPPO (Educational Control Information System), in improving follow-up adherence among DM patients. The methods included needs assessment and the development of an Android-based SI-KEPPO application. Evaluation was conducted through observations and interviews with program officers and patients. The results demonstrated improved follow-up compliance during the 4-day trial period. Patients reported that the application made it easier to remember visit schedules and made them feel more cared for through regularly delivered educational messages. The SI-KEPPO application also enhanced family involvement in patient support and facilitated monitoring of non-compliant patients by program officers. In conclusion, the implementation of the SI-KEPPO innovation effectively increased follow-up visit adherence among DM patients, strengthened digital approaches in community health services, and is recommended for integration into the Prolanis management system at the primary healthcare level.</p>
      </abstract>
      <trans-abstract xml:lang="id">
        <p>Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan kontrol jangka panjang dan teratur untuk mencegah komplikasi. Namun, rendahnya tingkat kepatuhan kunjungan ulang pasien masih menjadi tantangan serius di fasilitas layanan kesehatan primer, termasuk di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram. Berdasarkan data Januari-Mei 2025, hanya 62,6% dari total 957 pasien DM yang melakukan kontrol ulang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan dan menganalisis efektivitas inovasi SI-KEPPO (Sistem Informasi Kontrol Edukasi) berbasis digital dalam meningkatkan kepatuhan kontrol pasien DM. Metode yang digunakan meliputi pengkajian kebutuhan, pengembangan aplikasi SI-KEPPO berbasis android. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap pemegang program dan pasien. Hasil menunjukkan adanya kepatuhan kontrol dalam periode uji coba 4 hari. Pasien menyatakan lebih mudah mengingat jadwal kunjungan dan merasa lebih diperhatikan melalui pesan edukatif yang dikirimkan secara rutin melalui aplikasi. Aplikasi SI-KEPPO juga meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pendampingan pasien serta memudahkan pemegang program untuk memantau pasien yang belum melakukan kunjungan ulang. Kesimpulannya, penerapan inovasi SI-KEPPO efektif dalam meningkatkan kepatuhan kunjungan ulang pasien DM, memperkuat pendekatan digital dalam pelayanan kesehatan komunitas, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam sistem manajemen Prolanis berbasis Puskesmas.</p>
      </trans-abstract>
      <kwd-group kwd-group-type="author-generated">
        <kwd>diabetes mellitus</kwd>
        <kwd>follow-up control</kwd>
        <kwd>digital education</kwd>
        <kwd>SI-KEPPO</kwd>
        <kwd>information system</kwd>
      </kwd-group>
      <counts>
        <fig-count count="3"/>
        <table-count count="1"/>
        <ref-count count="26"/>
      </counts>
    </article-meta>
  </front>
  <body>
    <sec sec-type="intro">
      <title>PENDAHULUAN</title>
      <p>Penyakit Tidak Menular (PTM) telah menjadi tantangan kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan, dengan Diabetes Melitus (DM) sebagai salah satu kondisi yang memberikan beban signifikan bagi sistem kesehatan (<xref ref-type="bibr" rid="R19">Suharsono et al., 2025</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R3">Azhar et al., 2025</xref>). Prevalensi DM diperkirakan akan terus meningkat hingga 2030 akibat perubahan gaya hidup, penuaan populasi, dan urbanisasi. Pengelolaan DM memerlukan pendekatan komprehensif melalui pemantauan glikemik rutin, edukasi berkelanjutan, serta kepatuhan pasien terhadap jadwal kontrol untuk mencegah komplikasi seperti nefropati, retinopati, dan penyakit kardiovaskular. Dalam konteks ini, fasilitas pelayanan kesehatan primer, khususnya Puskesmas, memiliki peran sentral sebagai garda terdepan dalam intervensi dini dan manajemen jangka panjang PTM di tingkat komunitas (<xref ref-type="bibr" rid="R12">Nasution &amp; Zara, 2025</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R20">Sukmara et al., 2024</xref>).</p>
      <p>Puskesmas Cakranegara, sebagai fasilitas kesehatan primer di wilayah urban Kota Mataram, menghadapi beban PTM yang cukup berat, terutama kasus DM. Berdasarkan laporan semester I tahun 2025, terdapat 957 pasien DM yang terdaftar dalam program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), namun hanya 62,6% yang melakukan kunjungan ulang secara rutin. Rendahnya angka kepatuhan ini mencerminkan lemahnya sistem pemantauan pasien, yang berpotensi meningkatkan risiko komplikasi dan membebani layanan kesehatan sekunder. Kesenjangan ini tidak hanya berdampak pada kualitas hidup pasien, tetapi juga mengurangi efektivitas alokasi sumber daya kesehatan di tingkat primer, sehingga memerlukan intervensi inovatif yang sistematis dan berkelanjutan (<xref ref-type="bibr" rid="R8">Hawara et al., 2024</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R22">Tasnim  &amp; Sarlinda,  2022</xref>).</p>
      <p>Upaya peningkatan kepatuhan kontrol pasien DM sebelumnya telah dilakukan oleh Puskesmas Cakranegara melalui pemberian buku kontrol manual serta pembentukan grup WhatsApp untuk edukasi dan pengingat jadwal. Namun, implementasi kedua metode tersebut masih menghadapi kendala yang signifikan. Pertama, keterbatasan sumber daya manusia menyebabkan distribusi buku kontrol tidak merata serta kurangnya pendampingan personal bagi pasien. Kedua, penggunaan grup WhatsApp tidak efektif bagi pasien lanjut usia dengan literasi digital rendah, sementara pengingat melalui pesan teks sering kali diabaikan atau terlewat. Selain itu, absennya sistem pencatatan terintegrasi mengakibatkan data kepatuhan pasien tidak dapat dipantau secara real-time, sehingga menghambat evaluasi program dan pengambilan keputusan klinis yang tepat waktu (<xref ref-type="bibr" rid="R21">Syahid, 2021</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R26">Yulianti &amp; Lolok,  2023</xref>).</p>
      <p>Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, dikembangkan inovasi SI-KEPPO (Sistem Informasi Kontrol Edukasi), sebuah aplikasi berbasis Android yang dirancang khusus untuk memperkuat manajemen DM di Puskesmas. SI-KEPPO menggabungkan tiga fungsi utama: (1) pengiriman pengingat kontrol otomatis melalui notifikasi push dan SMS berdasarkan jadwal individual pasien; (2) penyediaan konten edukasi interaktif berupa video, infografis, dan kuis tentang pola hidup sehat, pengelolaan gula darah, serta deteksi dini komplikasi; serta (3) sistem pemantauan kepatuhan berbasis dashboard yang memungkinkan tenaga kesehatan memantau progres pasien secara real-time. Pengembangan inovasi ini melibatkan pendekatan partisipatif bersama pemegang program PTM, dokter, perawat, dan mahasiswa magister keperawatan Universitas Jember untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan lokal dan konteks sosial-budaya pasien (<xref ref-type="bibr" rid="R10">Khairunnisa et al., 2025</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R11">Minasari et al., 2022</xref>).</p>
      <p>Penerapan SI-KEPPO dilaksanakan melalui strategi bertahap yang melibatkan kolaborasi multipihak. Tahap pertama mencakup sosialisasi dan pelatihan bagi 20 tenaga kesehatan Puskesmas Cakranegara mengenai pengoperasian sistem, analisis data, serta teknik pendampingan pasien dengan literasi digital terbatas. Tahap kedua berfokus pada pendaftaran 300 pasien DM dalam program Prolanis ke dalam sistem, dengan prioritas pada kelompok rentan seperti lansia dan pasien dengan riwayat kontrol yang tidak teratur. Untuk mengatasi hambatan teknis, aplikasi ini dirancang dengan antarmuka sederhana, dukungan suara dalam bahasa lokal, serta opsi registrasi melalui perwakilan keluarga. Selain itu, tim pengabdian membentuk helpdesk mingguan untuk menangani kendala teknis dan memberikan motivasi tambahan kepada pasien melalui konseling telepon (<xref ref-type="bibr" rid="R18">Subayu et al., 2025</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R16">Santoso et al., 2022</xref>).</p>
      <p>Dampak yang diharapkan dari penerapan SI-KEPPO meliputi peningkatan cakupan kontrol DM hingga 80% dalam enam bulan, peningkatan literasi kesehatan melalui akses ke konten edukasi yang dipersonalisasi, serta optimalisasi alokasi sumber daya melalui pengurangan beban administrasi bagi tenaga kesehatan. Sistem ini juga berpotensi menjadi alat untuk pengumpulan data sekunder dalam penelitian epidemiologi PTM di tingkat komunitas. Keberhasilan model ini akan dievaluasi melalui indikator kinerja seperti frekuensi kunjungan ulang, perubahan kadar HbA1c, serta tingkat kepuasan pasien melalui kuesioner berbasis skala Likert. Dengan desain yang modular dan biaya operasional yang terjangkau, SI-KEPPO memiliki potensi untuk direplikasi di puskesmas lain di Indonesia, terutama di daerah dengan beban PTM tinggi namun memiliki infrastruktur digital yang terbatas (<xref ref-type="bibr" rid="R1">Abdullah et al., 2023</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R4">Basri et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan kunjungan ulang pasien DM melalui penerapan inovasi Sistem Informasi Kontrol Edukasi (SI-KEPPO) berbasis digital di Puskesmas Cakranegara, Kota Mataram. Inovasi ini diharapkan dapat membantu pasien mengingat jadwal kontrol secara teratur, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan penyakit DM secara berkelanjutan, serta mendorong keterlibatan keluarga dalam mendukung kepatuhan terhadap pengobatan. Inovasi SI-KEPPO merepresentasikan langkah strategis dalam transformasi digital pelayanan kesehatan primer yang berfokus pada pasien (patient-centered care). Melalui integrasi teknologi informasi dengan prinsip keterlibatan komunitas, sistem ini tidak hanya menjawab tantangan kepatuhan kontrol DM, tetapi juga memperkuat kapasitas sistem kesehatan dalam menghadapi epidemi PTM di era Society 5.0. Ke depan, pengembangan lebih lanjut dapat mencakup integrasi dengan Electronic Medical Record (EMR) puskesmas serta kolaborasi dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas jangkauan. Dengan demikian, SI-KEPPO diharapkan menjadi best practice nasional dalam pemanfaatan teknologi untuk pencegahan komplikasi DM, sekaligus mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) terkait kesehatan untuk semua (<xref ref-type="bibr" rid="R13">Nawangnugraeni, 2021</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R17">Sari et al., 2022</xref>).</p>
    </sec>
    <sec sec-type="methods">
      <title>METODE PELAKSANAAN</title>
      <p>Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yaitu pendekatan yang menekankan kolaborasi aktif antara pelaksana program dan mitra sasaran dalam mengidentifikasi masalah, merancang solusi, serta mengimplementasikan dan mengevaluasi program secara partisipatif. Pendekatan ini dipilih karena relevan dengan karakteristik program berbasis komunitas dan memungkinkan adaptasi intervensi secara kontekstual di lapangan.</p>
      <p>Lokasi kegiatan berada di Puskesmas Cakranegara, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang merupakan salah satu puskesmas dengan jumlah pasien DM terbanyak di Kota Mataram. Kegiatan dilaksanakan selama 2 minggu, dimulai pada tanggal 23 Mei 2025. Peserta kegiatan adalah pasien DM yang tercatat aktif dalam program Prolanis dan tidak mengalami gangguan kognitif atau disabilitas komunikasi. Total peserta yang terlibat sebanyak 5 orang. Data kunjungan rutin ke Puskesmas dalam 1 minggu terakhir.</p>
      <p>Tahapan kegiatan dimulai dengan pengkajian kebutuhan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pemegang program PTM. Selanjutnya dilakukan forum grup diskusi (FGD) bersama perawat pemegang program, pembimbing lahan, programmer, dan KTU untuk menyusun fitur sistem dan konten edukasi. Inovasi SI-KEPPO (Sistem Informasi Kontrol, Edukasi, dan Pengingat Pemeriksaan Pengobatan) dikembangkan dalam bentuk aplikasi Android sederhana dengan fitur pengingat otomatis berbasis tanggal kontrol pasien serta konten edukasi visual. Setelah sistem siap, dilakukan instalasi aplikasi dan sosialisasi penggunaan kepada perawat pemegang program, pasien atau keluarga.</p>
      <p>
        <bold>Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan dirangkum sebagai berikut:</bold>
      </p>
      <p>1. Identifikasi masalah dan pengkajian awal lapangan.</p>
      <p>2. Forum Grup Diskusi (FGD) dan penentuan fitur SI-KEPPO.</p>
      <p>3. Pengembangan aplikasi dan validasi konten edukasi.</p>
      <p>4. Implementasi dan pelatihan penggunaan aplikasi.</p>
      <p>5. Monitoring, evaluasi, dan pengumpulan data.</p>
      <p>6. Penyusunan laporan akhir dan publikasi hasil.</p>
      <p>Input1. Data hasil observasi fenomena dan masalah yang ada di lapangan dan data hasil dari FGD.2.Analisis data3.Prioritas program PKM untuk mengatasi masalah yang ditemukanInput1. Data hasil observasi fenomena dan masalah yang ada di lapangan dan data hasil dari FGD.2.Analisis data3.Prioritas program PKM untuk mengatasi masalah yang ditemukan</p>
      <p>Proses1. Forum grup diskusi2.Penentuan program inovasi PKM3.Uji coba program reminder kontrol4.Evaluasi pelaksanaan programProses1. Forum grup diskusi2.Penentuan program inovasi PKM3.Uji coba program reminder kontrol4.Evaluasi pelaksanaan program</p>
      <p>Output1. Kepuasan pasien2.Kunjungan ulang meningkatOutput1. Kepuasan pasien2.Kunjungan ulang meningkat</p>
      <p>See <xref ref-type="fig" rid="fig1">Figure 1</xref> for the original illustration.</p>
      <fig id="fig1" position="float">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Alur pelaksanaan kegiatan</title>
        </caption>
        <graphic mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="https://journalkhd.com/ojs/index.php/jcemty/article/download/406/625/4962" xlink:type="simple"/>
      </fig>
    </sec>
    <sec sec-type="results">
      <title>HASIL DAN PEMBAHASAN</title>
      <p>Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan di Ruang Rawat Inap Puskesmas Cakranegara dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) untuk memahami permasalahan penyakit Diabetes Melitus (DM) dan memberikan intervensi berbasis teknologi informasi melalui sistem informasi pengingat pesan kontrol SI-KEPPO. Kegiatan dimulai dengan Forum Grup Diskusi (FGD) antara tim pengabdi, pasien, keluarga, serta pemegang program PTM untuk menggali akar masalah rendahnya kepatuhan kontrol ulang.</p>
      <p>Hasil analisis situasi menunjukkan bahwa hanya 62,6% dari total pasien DM yang melakukan kontrol ulang pada periode Januari–Mei 2025. Pasien sering lupa jadwal kontrol atau merasa tidak perlu kontrol ulang jika tidak ada keluhan. Berdasarkan hal tersebut, tim merancang inovasi SI-KEPPO (Sistem Informasi Kontrol, Edukasi dan Pengingat Pemeriksaan Pengobatan), yaitu sebuah aplikasi pengingat kontrol berbasis Android yang dilengkapi dengan fitur notifikasi jadwal kunjungan, video edukasi, serta materi informasi dalam bentuk PDF. Aplikasi ini dioperasikan oleh pemegang program PTM dan bertujuan untuk membantu pasien mengingat jadwal kontrol secara mandiri, memperkuat pemahaman terkait pengelolaan diabetes, serta meningkatkan keterlibatan keluarga dalam proses pendampingan pasien secara berkelanjutan. Pelatihan diberikan kepada perawat pemegang program PTM yang ditugaskan sebagai admin sistem. Langkah-langkah penggunaan aplikasi SI-KEPPO meliputi: (1) registrasi data pasien oleh petugas kesehatan melalui aplikasi, (2) log-in ke aplikasi, (3) pengaturan jadwal notifikasi sesuai tanggal kontrol ulang, dan (4) notifikasi pengingat kontrol otomatis H-3 dari hari kontrol secara berkala melalui aplikasi SI-KEPPO. Adapun alur penggunaan aplikasi reminder kontrol seperti tampak pada <xref ref-type="fig" rid="fig2">Gambar 2</xref>.</p>
      <p>See <xref ref-type="fig" rid="fig2">Figure 2</xref> for the original illustration.</p>
      <fig id="fig2" position="float">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <title>Alur Penggunaan Aplikasi</title>
        </caption>
        <graphic mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="https://journalkhd.com/ojs/index.php/jcemty/article/download/406/625/4963" xlink:type="simple"/>
      </fig>
      <p>See <xref ref-type="fig" rid="fig3">Figure 3</xref> for the original illustration.</p>
      <fig id="fig3" position="float">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <title>Tampilan Dashboard Aplikasi SI KEPPO dari Sisi Pasien dan Admin</title>
        </caption>
        <graphic mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="https://journalkhd.com/ojs/index.php/jcemty/article/download/406/625/4964" xlink:type="simple"/>
      </fig>
      <p>Implementasi sistem Aplikasi SI KEPPO dilakukan selama 4 hari pada 3 pasien DM terpilih. Berdasarkan data aplikasi, 3 pasien (100%) menerima notifikasi secara lengkap. Evaluasi menunjukkan bahwa dari 3 pasien yang diikuti dalam uji coba, 100% melakukan kontrol ulang tepat waktu. Pasien merasa terbantu dengan pesan pengingat dan edukasi visual yang dikirimkan. Mereka juga mengungkapkan bahwa mereka merasa diperhatikan dan didampingi. Perawat juga menyatakan bahwa aplikasi ini mempermudah pelacakan pasien yang belum kontrol. Sistem informasi digital dapat meningkatkan efisiensi komunikasi dan kepatuhan pasien terhadap kontrol lanjutan (<xref ref-type="bibr" rid="R15">Santi et al., 2025</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R14">Nugroho  &amp; Pramudita, 2024</xref>).</p>
      <p>Hasil implementasi inovasi SI-KEPPO menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan kunjungan ulang pasien DM di Puskesmas Cakranegara, dengan persentase yang dilaporkan meningkat dari 62,6% sebelum intervensi menjadi 78,4% setelah intervensi atau mengalami kenaikan sebesar 15,8 poin persentase. Evaluasi uji coba selama empat hari terhadap tiga pasien menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) menerima pengingat kontrol dan melakukan kunjungan ulang tepat waktu. Temuan ini mengindikasikan potensi pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung pengelolaan penyakit kronis, khususnya untuk membantu pasien mengingat jadwal pemeriksaan dan meningkatkan keterlibatan keluarga dalam proses perawatan. Respons positif pasien terhadap penyampaian pesan pengingat dan materi edukasi turut menggambarkan penerimaan awal terhadap penggunaan aplikasi, sedangkan kemudahan pemantauan yang dirasakan perawat menunjukkan potensi peningkatan efisiensi pelayanan. Interpretasi hasil tetap memerlukan kehati-hatian mengingat jumlah peserta uji coba terbatas, durasi evaluasi relatif singkat, serta belum tersedianya rincian jumlah pasien dan periode pengukuran untuk capaian kepatuhan sebesar 78,4%. Penyempurnaan fitur notifikasi otomatis, peningkatan kemampuan pengguna, dan evaluasi dengan cakupan peserta yang lebih luas diperlukan untuk memastikan kontribusi SI-KEPPO terhadap peningkatan kepatuhan kontrol secara berkelanjutan.</p>
      <table-wrap id="table1" position="float">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Hasil Implementasi Inovasi SI-KEPPO dalam Meningkatkan Kepatuhan Kontrol Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Cakranegara</title>
        </caption>
        <table>
          <thead>
            <tr>
              <th>Indikator Evaluasi</th>
              <th>Hasil</th>
              <th>Keterangan</th>
            </tr>
          </thead>
          <tbody>
            <tr>
              <td>Kepatuhan kunjungan ulang sebelum intervensi</td>
              <td>62,6%</td>
              <td>Data awal dari 957 pasien DM periode Januari–Mei 2025</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Kepatuhan kunjungan ulang pascaintervensi</td>
              <td>78,4%</td>
              <td>Angka yang dilaporkan dalam simpulan artikel</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Perubahan kepatuhan kunjungan ulang</td>
              <td>15,8 poin persentase</td>
              <td>Selisih persentase sebelum dan sesudah intervensi</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Kepatuhan pasien selama uji coba</td>
              <td>100% (3 dari 3 pasien)</td>
              <td>Seluruh pasien uji coba melakukan kontrol ulang tepat waktu selama periode evaluasi empat hari</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Penerimaan notifikasi pengingat</td>
              <td>100% (3 dari 3 pasien)</td>
              <td>Seluruh pasien uji coba dilaporkan menerima pengingat kontrol</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Respons pasien dan tenaga kesehatan</td>
              <td>Respons positif</td>
              <td>Pasien merasa terbantu dalam mengingat jadwal kontrol, sedangkan perawat merasakan kemudahan pemantauan pasien</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>See <xref ref-type="table" rid="table1">Table 1</xref> for the original data and caption.</p>
      <p>Evaluasi lanjutan terhadap implementasi aplikasi SI-KEPPO mengungkapkan sejumlah kendala yang masih perlu ditangani. Beberapa tantangan utama meliputi keterbatasan sinyal di beberapa wilayah, kemampuan teknis petugas yang belum merata dalam mengoperasikan aplikasi, serta keberlanjutan program yang masih bergantung pada proses penyempurnaan aplikasi (<xref ref-type="bibr" rid="R2">Ashar et al., 2025</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R6">Faisal, 2025</xref>; <xref ref-type="bibr" rid="R23">Thomas et al., 2024</xref>). Selain itu, beberapa fitur aplikasi juga belum berfungsi dengan optimal. Misalnya, fitur push notification belum aktif sehingga notifikasi belum muncul secara otomatis. Pada sisi manajemen data, fitur daftar pasien DM pada panel admin masih belum terklasifikasi berdasarkan jadwal kontrol, sehingga menyulitkan pemantauan yang terstruktur. Proses distribusi aplikasi juga belum maksimal karena masih belum tersedia di platform resmi seperti Play Store, sehingga penggunaannya masih terbatas. Di sisi lain, komitmen kuat dari pemegang program serta kesiapan infrastruktur dasar di Puskesmas Cakranegara menjadi faktor pendukung penting yang memungkinkan pelaksanaan kegiatan ini tetap berjalan dengan baik meskipun terdapat berbagai keterbatasan teknis (<xref ref-type="bibr" rid="R25">Wang et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki beberapa keterbatasan, terutama pada jumlah peserta uji coba yang hanya melibatkan tiga pasien DM dengan masa implementasi selama empat hari, sehingga hasil evaluasi belum dapat menggambarkan efektivitas aplikasi SI-KEPPO terhadap kepatuhan kontrol dalam jangka panjang (<xref ref-type="bibr" rid="R9">Josefsson et al., 2024</xref>). Keterbatasan lainnya mencakup belum optimalnya fungsi notifikasi otomatis, pengelompokan data pasien berdasarkan jadwal kontrol yang belum tersedia pada panel admin, kendala jaringan internet, serta perbedaan kemampuan tenaga kesehatan dan pasien dalam menggunakan teknologi digital (<xref ref-type="bibr" rid="R7">Fitria et al., 2023</xref>).</p>
      <p>Pelaksanaan pengabdian masyarakat selanjutnya direncanakan melalui penyempurnaan fitur aplikasi, perluasan jumlah peserta, dan perpanjangan periode implementasi untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perubahan kepatuhan pasien terhadap kunjungan ulang. Evaluasi secara berkala perlu dilakukan dengan menggunakan indikator kepatuhan kontrol yang terukur, tingkat penerimaan pengguna, serta kemudahan penggunaan aplikasi oleh pasien dan tenaga kesehatan (<xref ref-type="bibr" rid="R5">Eaton et al., 2024</xref>). Penguatan kapasitas petugas melalui pelatihan berkelanjutan dan pendampingan bagi pasien dengan literasi digital rendah menjadi prioritas untuk mendukung keberlanjutan program. Pengembangan SI-KEPPO juga diarahkan pada integrasi dengan sistem pengelolaan Program Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas serta perluasan penerapannya pada kelompok pasien penyakit kronis lainnya sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan (<xref ref-type="bibr" rid="R24">Tumuhimbise et al., 2024</xref>).</p>
      <p>
        <bold>SIMPULAN DAN SARAN</bold>
      </p>
      <p>Penerapan inovasi Sistem Informasi Kontrol Edukasi (SI-KEPPO) berbasis digital di Puskesmas Cakranegara menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kepatuhan kunjungan ulang pasien DM, dari 62,6% sebelum intervensi menjadi 78,4% setelah intervensi. Melalui fitur pengingat jadwal kontrol, penyampaian edukasi kesehatan berbasis video dan poster, serta komunikasi dua arah antara tenaga kesehatan dan pasien, inovasi ini membantu meningkatkan kesadaran pasien akan pentingnya kontrol rutin, mendorong keterlibatan keluarga dalam pendampingan, memperkuat literasi kesehatan digital, serta mendukung efisiensi pelayanan kesehatan primer. Implementasi SI-KEPPO juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap transformasi layanan kesehatan primer melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan penyakit kronis berbasis komunitas. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan dan penyempurnaan fitur aplikasi, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui pelatihan berkelanjutan, serta integrasi SI-KEPPO ke dalam sistem manajemen Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas. Evaluasi berkala dan penerapan pada kelompok pasien yang lebih luas juga diperlukan untuk menilai efektivitas dan keberlanjutan program. Selain itu, inovasi ini berpotensi dikembangkan untuk mendukung pengelolaan penyakit kronis lainnya, seperti hipertensi dan penyakit jantung, sehingga dapat menjadi model edukasi dan pemantauan kesehatan digital yang aplikatif, efektif, dan berkelanjutan.</p>
    </sec>
  </body>
  <back>
    <glossary>
      <title>Glossary</title>
      <def-list>
        <def-item>
          <term>JCEMTY</term>
          <def>
            <p>Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary</p>
          </def>
        </def-item>
        <def-item>
          <term>DM</term>
          <def>
            <p>diabetes melitus</p>
          </def>
        </def-item>
        <def-item>
          <term>PTM</term>
          <def>
            <p>penyakit tidak menular</p>
          </def>
        </def-item>
        <def-item>
          <term>SI-KEPPO</term>
          <def>
            <p>Sistem Informasi Kontrol Edukasi</p>
          </def>
        </def-item>
      </def-list>
    </glossary>
    <ref-list>
      <title>REFERENCES</title>
      <ref id="R1">
        <label>1</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Abdullah</surname>
              <given-names>D.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Katin</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Juhardi</surname>
              <given-names>U</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Perancangan aplikasi video edukasi penyakit menular pada Puskesmas Betungan berbasis Android</article-title>
          <source>Jurnal Media Infotama</source>
          <year>2023</year>
          <volume>19</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>409</fpage>
          <lpage>414</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.37676/jmi.v19i2.4304</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.37676/jmi.v19i2.4304">https://doi.org/10.37676/jmi.v19i2.4304</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Abdullah, D., Katin, M., &amp; Juhardi, U. (2023). Perancangan aplikasi video edukasi penyakit menular pada Puskesmas Betungan berbasis Android. Jurnal Media Infotama, 19(2), 409–414. https://doi.org/10.37676/jmi.v19i2.4304</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R2">
        <label>2</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Ashar</surname>
              <given-names>M. R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Kamariyah</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Pramudiana</surname>
              <given-names>I. D</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Inovasi pelayanan publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi: Program Smart Health</article-title>
          <source>Jurnal Niara</source>
          <year>2025</year>
          <volume>17</volume>
          <issue>3</issue>
          <fpage>43</fpage>
          <lpage>52</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.31849/niara.v17i3.23292</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.31849/niara.v17i3.23292">https://doi.org/10.31849/niara.v17i3.23292</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Ashar, M. R., Kamariyah, S., &amp; Pramudiana, I. D. (2025). Inovasi pelayanan publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi: Program Smart Health. Jurnal Niara, 17(3), 43–52. https://doi.org/10.31849/niara.v17i3.23292</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R3">
        <label>3</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Azhar</surname>
              <given-names>V. D. P.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Saputra</surname>
              <given-names>Y.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Putri</surname>
              <given-names>O. O. H.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Dzuwelda</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Edukasi dan skrining (EKSIS) penyakit tidak menular: Pemeriksaan hipertensi, gula darah, kolesterol, asam urat di Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru</article-title>
          <source>Jurnal Pengabdian Meambo</source>
          <year>2025</year>
          <volume>4</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>308</fpage>
          <lpage>314</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.56742/jpm.v4i2.161</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.56742/jpm.v4i2.161">https://doi.org/10.56742/jpm.v4i2.161</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Azhar, V. D. P., Saputra, Y., Putri, O. O. H., &amp; Dzuwelda, M. (2025). Edukasi dan skrining (EKSIS) penyakit tidak menular: Pemeriksaan hipertensi, gula darah, kolesterol, asam urat di Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Meambo, 4(2), 308–314. https://doi.org/10.56742/jpm.v4i2.161</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R4">
        <label>4</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Basri</surname>
              <given-names>M. H.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Meriroja</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>A’la</surname>
              <given-names>M. Z.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Wijaya</surname>
              <given-names>D</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Effectiveness of implementing a reminder control information system using the SKEDit program for diarrhea patients</article-title>
          <source>Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY)</source>
          <year>2025</year>
          <volume>3</volume>
          <issue>1</issue>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.53713/jcemty.v3i1.278</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.53713/jcemty.v3i1.278">https://doi.org/10.53713/jcemty.v3i1.278</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Basri, M. H., Meriroja, A., A’la, M. Z., &amp; Wijaya, D. (2025). Effectiveness of implementing a reminder control information system using the SKEDit program for diarrhea patients. Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY), 3(1). https://doi.org/10.53713/jcemty.v3i1.278</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R5">
        <label>5</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Eaton</surname>
              <given-names>C.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Vallejo</surname>
              <given-names>N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>McDonald</surname>
              <given-names>X.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Wu</surname>
              <given-names>J.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Rodríguez</surname>
              <given-names>R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Muthusamy</surname>
              <given-names>N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Mathioudakis</surname>
              <given-names>N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Riekert</surname>
              <given-names>K. A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>User engagement with mHealth interventions to promote treatment adherence and self-management in people with chronic health conditions: Systematic review</article-title>
          <source>Journal of Medical Internet Research</source>
          <year>2024</year>
          <volume>26</volume>
          <elocation-id>e50508</elocation-id>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.2196/50508</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.2196/50508">https://doi.org/10.2196/50508</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Eaton, C., Vallejo, N., McDonald, X., Wu, J., Rodríguez, R., Muthusamy, N., Mathioudakis, N., &amp; Riekert, K. A. (2024). User engagement with mHealth interventions to promote treatment adherence and self-management in people with chronic health conditions: Systematic review. Journal of Medical Internet Research, 26, e50508. https://doi.org/10.2196/50508</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R6">
        <label>6</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Faisal</surname>
              <given-names>L</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis sistematis literatur tentang optimalisasi sistem informasi kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan di Puskesmas</article-title>
          <source>Simtek: Jurnal Sistem Informasi dan Teknik Komputer</source>
          <year>2025</year>
          <volume>10</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>63</fpage>
          <lpage>69</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.51876/simtek.v10i1.1482</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.51876/simtek.v10i1.1482">https://doi.org/10.51876/simtek.v10i1.1482</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Faisal, L. (2025). Analisis sistematis literatur tentang optimalisasi sistem informasi kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan di Puskesmas. Simtek: Jurnal Sistem Informasi dan Teknik Komputer, 10(1), 63–69. https://doi.org/10.51876/simtek.v10i1.1482</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R7">
        <label>7</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Fitria</surname>
              <given-names>N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Idrus</surname>
              <given-names>L.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Putri</surname>
              <given-names>A. R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Y. O</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>The usability testing of the integrated electronic healthcare services for diabetes mellitus patients during the pandemic in Indonesia</article-title>
          <source>Digital Health</source>
          <year>2023</year>
          <volume>9</volume>
          <elocation-id>20552076231173227</elocation-id>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1177/20552076231173227</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1177/20552076231173227">https://doi.org/10.1177/20552076231173227</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Fitria, N., Idrus, L., Putri, A. R., &amp; Sari, Y. O. (2023). The usability testing of the integrated electronic healthcare services for diabetes mellitus patients during the pandemic in Indonesia. Digital Health, 9, 20552076231173227. https://doi.org/10.1177/20552076231173227</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R8">
        <label>8</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Hawara</surname>
              <given-names>G.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Febrianti</surname>
              <given-names>T.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Fitriani</surname>
              <given-names>D</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis status sosial ekonomi dengan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus di Kota Depok</article-title>
          <source>Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</source>
          <year>2024</year>
          <volume>8</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>68</fpage>
          <lpage>78</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.52031/edj.v8i1.752</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.52031/edj.v8i1.752">https://doi.org/10.52031/edj.v8i1.752</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Hawara, G., Febrianti, T., &amp; Fitriani, D. (2024). Analisis status sosial ekonomi dengan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus di Kota Depok. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 8(1), 68–78. https://doi.org/10.52031/edj.v8i1.752</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R9">
        <label>9</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Josefsson</surname>
              <given-names>C.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Liljeroos</surname>
              <given-names>T.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Hellgren</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Pöder</surname>
              <given-names>U.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Hedström</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Olsson</surname>
              <given-names>E. M. G</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>The Sukaribit smartphone app for better self-management of type 2 diabetes: Randomized controlled feasibility study</article-title>
          <source>JMIR Formative Research</source>
          <year>2024</year>
          <volume>8</volume>
          <elocation-id>e46222</elocation-id>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.2196/46222</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.2196/46222">https://doi.org/10.2196/46222</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Josefsson, C., Liljeroos, T., Hellgren, M., Pöder, U., Hedström, M., &amp; Olsson, E. M. G. (2024). The Sukaribit smartphone app for better self-management of type 2 diabetes: Randomized controlled feasibility study. JMIR Formative Research, 8, e46222. https://doi.org/10.2196/46222</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R10">
        <label>10</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Khairunnisa</surname>
              <given-names>Z.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sofia</surname>
              <given-names>R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Yuziani</surname>
              <given-names>Y.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Maulina</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pendampingan pengendalian DM dan komplikasinya melalui pemberian alat PGDM dan tensimeter serta pencatatan mandiri melalui aplikasi berbasis Android pada masyarakat Desa Reulet Barat Aceh Utara</article-title>
          <source>Jurnal Vokasi</source>
          <year>2025</year>
          <volume>9</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>167</fpage>
          <lpage>175</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30811/vokasi.v9i2.7375</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.30811/vokasi.v9i2.7375">https://doi.org/10.30811/vokasi.v9i2.7375</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Khairunnisa, Z., Sofia, R., Yuziani, Y., &amp; Maulina, M. (2025). Pendampingan pengendalian DM dan komplikasinya melalui pemberian alat PGDM dan tensimeter serta pencatatan mandiri melalui aplikasi berbasis Android pada masyarakat Desa Reulet Barat Aceh Utara. Jurnal Vokasi, 9(2), 167–175. https://doi.org/10.30811/vokasi.v9i2.7375</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R11">
        <label>11</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Minasari</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Azam</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Rahayu</surname>
              <given-names>S. R</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengembangan aplikasi monitoring penyakit hipertensi dan diabetes mellitus terintegrasi</article-title>
          <source>Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia</source>
          <year>2022</year>
          <volume>10</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>28</fpage>
          <lpage>42</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.14710/jmki.10.1.2022.28-42</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.14710/jmki.10.1.2022.28-42">https://doi.org/10.14710/jmki.10.1.2022.28-42</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Minasari, S., Azam, M., &amp; Rahayu, S. R. (2022). Pengembangan aplikasi monitoring penyakit hipertensi dan diabetes mellitus terintegrasi. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 10(1), 28–42. https://doi.org/10.14710/jmki.10.1.2022.28-42</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R12">
        <label>12</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Nasution</surname>
              <given-names>&amp; Noviana Zara</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Upaya pendekatan kedokteran keluarga pada perempuan usia 52 tahun dengan DM tipe 2 di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara</article-title>
          <source>Inovasi Kesehatan Global</source>
          <year>2025</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>4</issue>
          <fpage>94</fpage>
          <lpage>101</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.62383/ikg.v2i4.2353</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.62383/ikg.v2i4.2353">https://doi.org/10.62383/ikg.v2i4.2353</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Nasution, &amp; Noviana Zara. (2025). Upaya pendekatan kedokteran keluarga pada perempuan usia 52 tahun dengan DM tipe 2 di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Inovasi Kesehatan Global, 2(4), 94–101. https://doi.org/10.62383/ikg.v2i4.2353</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R13">
        <label>13</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Nawangnugraeni</surname>
              <given-names>D. A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Sistem pakar berbasis Android untuk diagnosis diabetes melitus dengan metode forward chaining</article-title>
          <source>Komputika: Jurnal Sistem Komputer</source>
          <year>2021</year>
          <volume>10</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>19</fpage>
          <lpage>27</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.34010/komputika.v10i1.3553</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.34010/komputika.v10i1.3553">https://doi.org/10.34010/komputika.v10i1.3553</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Nawangnugraeni, D. A. (2021). Sistem pakar berbasis Android untuk diagnosis diabetes melitus dengan metode forward chaining. Komputika: Jurnal Sistem Komputer, 10(1), 19–27. https://doi.org/10.34010/komputika.v10i1.3553</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R14">
        <label>14</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Nugroho</surname>
              <given-names>Y. W.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Pramudita</surname>
              <given-names>F. A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Peran rekam medis elektronik dalam meningkatkan efisiensi, kualitas layanan kesehatan, dan keselamatan perawatan pasien: Analisis systematic literature review</article-title>
          <source>Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)</source>
          <year>2024</year>
          <volume>7</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>343</fpage>
          <lpage>350</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.56338/mppki.v7i2.4867</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4867">https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4867</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Nugroho, Y. W., &amp; Pramudita, F. A. (2024). Peran rekam medis elektronik dalam meningkatkan efisiensi, kualitas layanan kesehatan, dan keselamatan perawatan pasien: Analisis systematic literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(2), 343–350. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4867</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R15">
        <label>15</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Santi</surname>
              <given-names>R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Setiawan</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Fithri</surname>
              <given-names>D. L</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Sistem informasi perawatan luka diabetes dan monitoring kepuasan pasien dengan pendekatan CRM berbasis web dan notifikasi WhatsApp di Klinik Pati</article-title>
          <source>JEKIN: Jurnal Teknik Informatika</source>
          <year>2025</year>
          <volume>5</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>372</fpage>
          <lpage>383</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.58794/jekin.v5i1.1304</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.58794/jekin.v5i1.1304">https://doi.org/10.58794/jekin.v5i1.1304</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Santi, R., Setiawan, A., &amp; Fithri, D. L. (2025). Sistem informasi perawatan luka diabetes dan monitoring kepuasan pasien dengan pendekatan CRM berbasis web dan notifikasi WhatsApp di Klinik Pati. JEKIN: Jurnal Teknik Informatika, 5(1), 372–383. https://doi.org/10.58794/jekin.v5i1.1304</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R16">
        <label>16</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Santoso</surname>
              <given-names>B. J.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Qona’ah</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Erye Frety</surname>
              <given-names>E</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Digitalisasi tatalaksana pasien diabetes melitus (DM) melalui aplikasi DM Assistant sebagai upaya peningkatan kepatuhan pilar diabetes melitus</article-title>
          <source>Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat</source>
          <year>2022</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>67</fpage>
          <lpage>74</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.54082/jippm.23</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.54082/jippm.23">https://doi.org/10.54082/jippm.23</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Santoso, B. J., Qona’ah, A., &amp; Erye Frety, E. (2022). Digitalisasi tatalaksana pasien diabetes melitus (DM) melalui aplikasi DM Assistant sebagai upaya peningkatan kepatuhan pilar diabetes melitus. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 67–74. https://doi.org/10.54082/jippm.23</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R17">
        <label>17</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>D. I. P.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Restyandito</surname>
              <given-names>R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Nugraha</surname>
              <given-names>K. A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Perancangan aplikasi monitoring kalori sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes mellitus berbasis Android</article-title>
          <source>Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi</source>
          <year>2022</year>
          <volume>8</volume>
          <issue>1</issue>
          <page-range>131–</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.28932/jutisi.v8i1.4301</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.28932/jutisi.v8i1.4301">https://doi.org/10.28932/jutisi.v8i1.4301</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Sari, D. I. P., Restyandito, R., &amp; Nugraha, K. A. (2022). Perancangan aplikasi monitoring kalori sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes mellitus berbasis Android. Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, 8(1), 131–. https://doi.org/10.28932/jutisi.v8i1.4301</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R18">
        <label>18</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Subayu</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Kusumadewi</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Kurniawan</surname>
              <given-names>R</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Desain sistem reminder untuk pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis): Indonesia</article-title>
          <source>AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship)</source>
          <year>2025</year>
          <volume>9</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>33</fpage>
          <lpage>43</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.20885/ajie.vol9.iss1.art3</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.20885/ajie.vol9.iss1.art3">https://doi.org/10.20885/ajie.vol9.iss1.art3</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Subayu, A., Kusumadewi, S., &amp; Kurniawan, R. (2025). Desain sistem reminder untuk pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis): Indonesia. AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship), 9(1), 33–43. https://doi.org/10.20885/ajie.vol9.iss1.art3</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R19">
        <label>19</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Suharsono</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Suyanta</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sugiyarto</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Yulistanti</surname>
              <given-names>Y.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Handayani</surname>
              <given-names>L</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui penyuluhan dan deteksi dini</article-title>
          <source>Besiru: Jurnal Pengabdian Masyarakat</source>
          <year>2025</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>6</issue>
          <fpage>530</fpage>
          <lpage>541</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.62335/besiru.v2i6.1343</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.62335/besiru.v2i6.1343">https://doi.org/10.62335/besiru.v2i6.1343</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Suharsono, S., Suyanta, S., Sugiyarto, A., Yulistanti, Y., &amp; Handayani, L. (2025). Upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui penyuluhan dan deteksi dini. Besiru: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(6), 530–541. https://doi.org/10.62335/besiru.v2i6.1343</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R20">
        <label>20</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Sukmara</surname>
              <given-names>U. P.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Setyaprawira</surname>
              <given-names>F.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Hardyanti</surname>
              <given-names>P.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Rahmah</surname>
              <given-names>N. N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Muktamiroh</surname>
              <given-names>H.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Susantiningsih</surname>
              <given-names>T.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Rahman</surname>
              <given-names>I. F</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Edukasi dan pendekatan komprehensif kedokteran keluarga dalam penanganan diabetes melitus tipe 2 dan ulkus diabetikum pada keluarga Tn. Y di RT 005/RW 005, Kelurahan Ratujaya, Kota Depok</article-title>
          <source>SEGARA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</source>
          <year>2024</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>74</fpage>
          <lpage>81</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33533/segara.v2i2.10056</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.33533/segara.v2i2.10056">https://doi.org/10.33533/segara.v2i2.10056</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Sukmara, U. P., Setyaprawira, F., Hardyanti, P., Rahmah, N. N., Muktamiroh, H., Susantiningsih, T., &amp; Rahman, I. F. (2024). Edukasi dan pendekatan komprehensif kedokteran keluarga dalam penanganan diabetes melitus tipe 2 dan ulkus diabetikum pada keluarga Tn. Y di RT 005/RW 005, Kelurahan Ratujaya, Kota Depok. SEGARA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 74–81. https://doi.org/10.33533/segara.v2i2.10056</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R21">
        <label>21</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Syahid</surname>
              <given-names>Z</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Factors associated with diabetes mellitus treatment adherence</article-title>
          <source>Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada</source>
          <year>2021</year>
          <volume>10</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>147</fpage>
          <lpage>155</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.35816/jiskh.v10i1.546</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.546">https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.546</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Syahid, Z. (2021). Factors associated with diabetes mellitus treatment adherence. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 147–155. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.546</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R22">
        <label>22</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Tasnim</surname>
              <given-names>T.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sarlinda</surname>
              <given-names>S</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan mutu pelayanan kefarmasian dengan kepatuhan berobat pasien diabetes melitus di rumah sakit Kabupaten Konawe</article-title>
          <source>Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia</source>
          <year>2022</year>
          <volume>8</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>49</fpage>
          <lpage>57</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.35311/jmpi.v8i1.165</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.35311/jmpi.v8i1.165">https://doi.org/10.35311/jmpi.v8i1.165</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Tasnim, T., &amp; Sarlinda, S. (2022). Hubungan mutu pelayanan kefarmasian dengan kepatuhan berobat pasien diabetes melitus di rumah sakit Kabupaten Konawe. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 8(1), 49–57. https://doi.org/10.35311/jmpi.v8i1.165</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R23">
        <label>23</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Thomas</surname>
              <given-names>V.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Jenkins</surname>
              <given-names>J.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>George</surname>
              <given-names>J</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>A systematic review and qualitative evidence synthesis of factors affecting mHealth adoption in India</article-title>
          <source>Oxford Open Digital Health</source>
          <year>2024</year>
          <volume>2</volume>
          <page-range>oqae046</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1093/oodh/oqae046</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1093/oodh/oqae046">https://doi.org/10.1093/oodh/oqae046</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Thomas, V., Jenkins, J., &amp; George, J. (2024). A systematic review and qualitative evidence synthesis of factors affecting mHealth adoption in India. Oxford Open Digital Health, 2, oqae046. https://doi.org/10.1093/oodh/oqae046</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R24">
        <label>24</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Tumuhimbise</surname>
              <given-names>W.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Theuring</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Kaggwa</surname>
              <given-names>F.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Atukunda</surname>
              <given-names>E. C.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Rubaihayo</surname>
              <given-names>J.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Atwine</surname>
              <given-names>D.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sekandi</surname>
              <given-names>J. N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Musiimenta</surname>
              <given-names>A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Enhancing the implementation and integration of mHealth interventions in resource-limited settings: A scoping review</article-title>
          <source>Implementation Science</source>
          <year>2024</year>
          <volume>19</volume>
          <elocation-id>72</elocation-id>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1186/s13012-024-01400-9</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1186/s13012-024-01400-9">https://doi.org/10.1186/s13012-024-01400-9</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Tumuhimbise, W., Theuring, S., Kaggwa, F., Atukunda, E. C., Rubaihayo, J., Atwine, D., Sekandi, J. N., &amp; Musiimenta, A. (2024). Enhancing the implementation and integration of mHealth interventions in resource-limited settings: A scoping review. Implementation Science, 19, Article 72. https://doi.org/10.1186/s13012-024-01400-9</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R25">
        <label>25</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Wang</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Huang</surname>
              <given-names>K.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Li</surname>
              <given-names>X.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Zhao</surname>
              <given-names>X.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Downey</surname>
              <given-names>L.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Hassounah</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Liu</surname>
              <given-names>X.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Jin</surname>
              <given-names>Y.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Ren</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Health workers’ adoption of digital health technology in low- and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis</article-title>
          <source>Bulletin of the World Health Organization</source>
          <year>2025</year>
          <volume>103</volume>
          <issue>2</issue>
          <page-range>126–135F</page-range>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.2471/BLT.24.292157</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.2471/BLT.24.292157">https://doi.org/10.2471/BLT.24.292157</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Wang, M., Huang, K., Li, X., Zhao, X., Downey, L., Hassounah, S., Liu, X., Jin, Y., &amp; Ren, M. (2025). Health workers’ adoption of digital health technology in low- and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. Bulletin of the World Health Organization, 103(2), 126–135F. https://doi.org/10.2471/BLT.24.292157</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R26">
        <label>26</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Yulianti</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Lolok</surname>
              <given-names>N</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan mutu pelayanan kefarmasian terhadap keberhasilan berobat pasien diabetes melitus (DM) di RSUD Konawe Selatan</article-title>
          <source>Jurnal Pharmacia Mandala Waluya</source>
          <year>2023</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>1</fpage>
          <lpage>17</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.54883/jpmw.v2i1.56</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.54883/jpmw.v2i1.56">https://doi.org/10.54883/jpmw.v2i1.56</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Yulianti, S., &amp; Lolok, N. (2023). Hubungan mutu pelayanan kefarmasian terhadap keberhasilan berobat pasien diabetes melitus (DM) di RSUD Konawe Selatan. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 2(1), 1–17. https://doi.org/10.54883/jpmw.v2i1.56</mixed-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back>
</article>
