<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" article-type="research-article" dtd-version="1.3" xml:lang="en">
  <front>
    <journal-meta>
      <journal-id journal-id-type="publisher-id">JCEMTY</journal-id>
      <journal-title-group>
        <journal-title>Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY)</journal-title>
        <abbrev-journal-title abbrev-type="publisher">JCEMTY</abbrev-journal-title>
      </journal-title-group>
      <issn pub-type="ppub">2987-5072</issn>
      <issn pub-type="epub">2987-5080</issn>
      <publisher>
        <publisher-name>KHD Production</publisher-name>
      </publisher>
    </journal-meta>
    <article-meta>
      <article-id pub-id-type="publisher-id">472</article-id>
      <article-id pub-id-type="doi">10.53713/jcemty.v4i1.472</article-id>
      <article-categories>
        <subj-group subj-group-type="heading">
          <subject>Community Empowerment</subject>
        </subj-group>
      </article-categories>
      <title-group>
        <article-title>Optimization of the primary nursing care model to improve the quality of nursing services</article-title>
        <trans-title-group xml:lang="id">
          <trans-title>Optimalisasi implementasi model asuhan keperawatan profesional metode primer dalam peningkatan mutu pelayanan keperawatan</trans-title>
        </trans-title-group>
      </title-group>
      <contrib-group>
        <contrib contrib-type="author" corresp="yes">
          <name name-style="western">
            <surname>Agustina</surname>
            <given-names>Baiq Linda</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
          <xref ref-type="corresp" rid="cor1">*</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Mardiati</surname>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Wijaya</surname>
            <given-names>Dodi</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff2">2</xref>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="author" corresp="no">
          <name name-style="western">
            <surname>Putra</surname>
            <given-names>Dewa Gede Sanjaya</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff3">3</xref>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff1">
        <label>1</label>
        <addr-line>
          <named-content content-type="department">Mahasiswa Magister Keperawatan</named-content>
        </addr-line>
        <institution>Fakultas Keperawatan, Universitas Jember</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff2">
        <label>2</label>
        <addr-line>
          <named-content content-type="department">Fakultas Keperawatan</named-content>
        </addr-line>
        <institution>Universitas Jember</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff3">
        <label>3</label>
        <addr-line>
          <named-content content-type="department">RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat</named-content>
        </addr-line>
        <institution>RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <author-notes>
        <corresp id="cor1">Baiq Linda Agustina, <email>242320102015@mail.unej.ac.id</email></corresp>
      </author-notes>
      <pub-date pub-type="epub">
        <day>01</day>
        <month>05</month>
        <year>2026</year>
      </pub-date>
      <volume>4</volume>
      <issue>1</issue>
      <history>
        <date date-type="received">
          <day>16</day>
          <month>08</month>
          <year>2025</year>
        </date>
        <date date-type="rev-recd">
          <day>17</day>
          <month>04</month>
          <year>2026</year>
        </date>
        <date date-type="accepted">
          <day>21</day>
          <month>04</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
      <permissions>
        <copyright-statement>© 2026 The Authors</copyright-statement>
        <copyright-year>2026</copyright-year>
        <license license-type="open-access" xlink:href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">
          <license-p>This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.</license-p>
        </license>
      </permissions>
      <abstract>
        <p>The Professional Nursing Care Model (PNCM) using the primary method emphasizes patient-centered care by assigning one primary nurse with full responsibility for managing comprehensive nursing services throughout a patient’s hospitalization. However, its implementation in inpatient units has not been fully optimal, as reflected in issues related to continuity of care, unclear role distribution, and the absence of standardized operational guidelines. This community service initiative aimed to optimize the implementation of the PNCM–Primary Method to enhance the quality of nursing services in inpatient settings. The program was conducted through several stages, including situational analysis, development and implementation of standardized operational procedures (SOPs), structured role assignment for primary nurses, and continuous training and mentoring. Evaluation methods included direct observation, feedback from nursing staff, and audits of nursing documentation. The results indicated notable improvements in the continuity and coordination of care, increased accuracy and completeness of nursing documentation, and higher patient satisfaction levels. Nurses also demonstrated improved understanding of their roles, stronger accountability, and more effective communication within interprofessional teams. Additionally, the establishment of clear guidelines supported consistency in care delivery. In conclusion, optimizing the PNCM–Primary Method effectively improved the quality of nursing services, strengthened professional responsibility, and promoted a more patient-centered approach. This model is recommended for sustained implementation across inpatient units as part of ongoing quality improvement and accreditation readiness efforts. Keywords: continuity of care, inpatient nursing services, primary method, professional nursing care model, quality improvement</p>
      </abstract>
      <trans-abstract xml:lang="id">
        <p>Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) yang menggunakan metode utama menekankan perawatan yang berpusat pada pasien dengan menugaskan satu perawat utama yang bertanggung jawab penuh untuk mengelola layanan keperawatan komprehensif selama rawat inap pasien. Namun, implementasinya di unit rawat inap belum sepenuhnya optimal, sebagaimana tercermin dalam masalah yang berkaitan dengan kontinuitas perawatan, distribusi peran yang tidak jelas, dan tidak adanya pedoman operasional yang terstandarisasi. Inisiatif layanan masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi MAKP Metode Primer untuk meningkatkan kualitas layanan keperawatan di rawat inap. Program dilakukan melalui beberapa tahapan, termasuk analisis situasi, pengembangan dan implementasi prosedur operasional standar (SOP), penugasan peran terstruktur untuk perawat primer, dan pelatihan serta pendampingan berkelanjutan. Metode evaluasi meliputi observasi langsung, umpan balik dari staf keperawatan, dan audit dokumentasi keperawatan. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kontinuitas dan koordinasi perawatan, peningkatan akurasi dan kelengkapan dokumentasi keperawatan, dan tingkat kepuasan pasien yang lebih tinggi. Perawat juga menunjukkan peningkatan pemahaman tentang perannya, akuntabilitas yang lebih kuat, dan komunikasi yang lebih efektif dalam tim interprofesional. Selain itu, penetapan pedoman yang jelas mendukung konsistensi dalam pemberian perawatan. Kesimpulannya, optimalisasi MAKP Metode Primer secara efektif meningkatkan kualitas layanan keperawatan, memperkuat tanggung jawab profesional, dan mendorong pendekatan yang lebih berpusat pada pasien. Model ini direkomendasikan untuk implementasi berkelanjutan di seluruh unit rawat inap sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan kesiapan akreditasi yang sedang berlangsung. Kata kunci: kontinuitas asuhan, metode primer, model asuhan keperawatan profesional, pelayanan keperawatan rawat inap, peningkatan mutu</p>
      </trans-abstract>
      <kwd-group kwd-group-type="author-generated">
        <kwd>continuity of care</kwd>
        <kwd>inpatient nursing services</kwd>
        <kwd>primary method</kwd>
        <kwd>professional nursing care model</kwd>
        <kwd>quality improvement</kwd>
        <kwd>kontinuitas asuhan</kwd>
        <kwd>metode primer</kwd>
        <kwd>model asuhan keperawatan profesional</kwd>
        <kwd>pelayanan keperawatan rawat inap</kwd>
        <kwd>peningkatan mutu</kwd>
      </kwd-group>
      <counts>
        <fig-count count="1"/>
        <table-count count="2"/>
        <ref-count count="25"/>
      </counts>
    </article-meta>
  </front>
  <body>
    <sec sec-type="intro">
      <title>PENDAHULUAN</title>
      <p>Pelayanan keperawatan merupakan komponen fundamental dalam sistem pelayanan kesehatan global yang berperan penting dalam menentukan luaran pasien, keselamatan, dan mutu pelayanan secara keseluruhan (<xref ref-type="bibr" rid="R16">Mursid et al., 2023</xref>). Seiring dengan meningkatnya kompleksitas sistem kesehatan, kebutuhan akan pelayanan keperawatan yang berkualitas, terstruktur, dan berpusat pada pasien semakin tinggi (<xref ref-type="bibr" rid="R11">Hasibuan  &amp; Nurhidayah,  2023</xref>). Berbagai model praktik keperawatan profesional telah dikembangkan untuk menjawab tuntutan tersebut, dengan tujuan meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, dan kesinambungan asuhan (<xref ref-type="bibr" rid="R15">Mu’minah et al., 2023</xref>). Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP), yang mengintegrasikan kompetensi klinis, hubungan terapeutik, dan sistem pemberian asuhan yang sistematis (<xref ref-type="bibr" rid="R23">Ridwan et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) dengan metode primer merupakan pendekatan pelayanan yang menempatkan satu orang perawat primer sebagai penanggung jawab utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi asuhan keperawatan selama masa perawatan pasien di rumah sakit (<xref ref-type="bibr" rid="R20">Prasetyo et al., 2024</xref>). Model ini menekankan pentingnya kontinuitas asuhan, akuntabilitas profesional, serta komunikasi yang konsisten antara perawat dan pasien (<xref ref-type="bibr" rid="R1">Ariga et al., 2026</xref>). Dengan adanya satu perawat yang bertanggung jawab secara menyeluruh, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pengambilan keputusan klinis, pengurangan fragmentasi pelayanan, serta peningkatan kepuasan pasien melalui hubungan terapeutik yang lebih kuat dan berkelanjutan (<xref ref-type="bibr" rid="R21">Rahayu et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Meskipun memiliki berbagai keunggulan, implementasi MAKP Metode Primer di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya di ruang rawat inap, masih menghadapi berbagai tantangan (<xref ref-type="bibr" rid="R17">Naryati et al., 2025</xref>). RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi, telah mengadopsi model ini untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Namun, berdasarkan hasil observasi dan evaluasi internal, pelaksanaannya belum berjalan optimal. Permasalahan yang ditemukan meliputi tingginya rotasi perawat antarshift, kurangnya kejelasan peran perawat primer dalam pengambilan keputusan klinis, serta belum tersedianya Standar Prosedur Operasional (SPO) yang baku untuk mendukung implementasi yang konsisten (<xref ref-type="bibr" rid="R8">Fitriana  &amp; Fadila,  2023</xref>).</p>
      <p>Permasalahan dalam implementasi tersebut berdampak langsung pada kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Tingginya rotasi perawat menyebabkan terputusnya kontinuitas asuhan, sementara ketidakjelasan peran melemahkan akuntabilitas profesional dan efektivitas pengambilan keputusan (<xref ref-type="bibr" rid="R12">Lahagu et al., 2024</xref>). Selain itu, dokumentasi keperawatan yang belum terstandar dengan baik mengakibatkan informasi pasien tidak terdokumentasi secara komprehensif dan berkesinambungan, sehingga menghambat komunikasi antarprofesi. Kondisi ini pada akhirnya mengurangi efektivitas koordinasi tim kesehatan dan menghambat pencapaian pelayanan yang optimal dan berpusat pada pasien (<xref ref-type="bibr" rid="R10">Hartini et al., 2024</xref>).</p>
      <p>Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi model asuhan keperawatan profesional, khususnya metode primer, sangat dipengaruhi oleh dukungan sistem yang terstruktur (<xref ref-type="bibr" rid="R18">Nurfanita,  2025</xref>). Faktor-faktor kunci yang berperan meliputi ketersediaan SPO yang jelas, pembagian peran yang tegas, pelatihan berkelanjutan, serta adanya sistem monitoring dan evaluasi yang konsisten. Pendekatan yang komprehensif ini terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat hubungan terapeutik, serta meningkatkan kepuasan pasien. Dengan demikian, implementasi yang optimal tidak hanya bergantung pada konsep model, tetapi juga pada strategi operasional yang mendukung (<xref ref-type="bibr" rid="R2">Azmiatussahliah et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Namun demikian, sebagian besar penelitian yang ada lebih berfokus pada evaluasi hasil penerapan MAKP tanpa mengkaji secara mendalam proses optimalisasi implementasinya dalam konteks nyata di rumah sakit. Masih terbatasnya penelitian yang mengintegrasikan analisis situasi, pengembangan SPO, penegasan peran perawat, serta pelatihan berkelanjutan dalam satu kerangka intervensi yang sistematis. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya pendekatan aplikatif yang tidak hanya menilai, tetapi juga memperbaiki implementasi MAKP Metode Primer secara komprehensif, khususnya di rumah sakit dengan keterbatasan sumber daya dan kompleksitas pelayanan yang tinggi (<xref ref-type="bibr" rid="R22">Rahmawati et al., 2021</xref>).</p>
      <p>Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi MAKP Metode Primer di ruang rawat inap RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Optimalisasi dilakukan melalui analisis situasi, pengembangan SPO, penegasan peran perawat primer, serta pelatihan dan evaluasi berkelanjutan (<xref ref-type="bibr" rid="R13">Mendrofa et al., 2025</xref>). Penelitian ini memiliki urgensi tinggi karena berupaya mengatasi permasalahan implementasi yang secara langsung memengaruhi kualitas asuhan, akuntabilitas profesional, dan kesiapan akreditasi rumah sakit. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi model implementasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di rumah sakit lain dengan permasalahan serupa (<xref ref-type="bibr" rid="R7">Fikri,  2024</xref>).</p>
    </sec>
    <sec sec-type="methods">
      <title>METODE PELAKSANAAN</title>
      <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis yang bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Metode Primer di ruang rawat inap RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pendekatan ini dipilih karena mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai tantangan, proses, dan hasil penerapan MAKP Metode Primer, khususnya dalam aspek kontinuitas asuhan, akuntabilitas profesional, dan mutu pelayanan keperawatan. Selain itu, pendekatan ini memungkinkan penyesuaian intervensi secara kontekstual sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.</p>
      <p>Kegiatan penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap Gili Trawangan RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang merupakan rumah sakit rujukan tingkat provinsi dengan kapasitas lebih dari 400 tempat tidur. Penelitian berlangsung selama dua minggu dengan melibatkan 32 perawat sebagai pelaksana asuhan keperawatan dan 50 pasien yang memenuhi kriteria untuk penerapan MAKP Metode Primer. Pemilihan partisipan didasarkan pada keterlibatan langsung dalam proses pelayanan keperawatan di ruang rawat inap.</p>
      <p>Tahapan penelitian diawali dengan pengkajian awal untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada melalui observasi lapangan dan wawancara dengan manajer keperawatan serta perawat pelaksana. Selanjutnya, dilakukan analisis kebutuhan yang mencakup aspek sumber daya manusia, fasilitas, dan sistem informasi rumah sakit yang mendukung implementasi metode primer. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dikembangkan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang meliputi pedoman penugasan perawat primer, pembagian tugas, serta prosedur dokumentasi asuhan keperawatan. Kegiatan ini juga disertai dengan sosialisasi aktif mengenai konsep dan penerapan MAKP Metode Primer kepada seluruh tenaga keperawatan.</p>
      <p>Setelah penyusunan SPO, dilakukan pelatihan kepada seluruh perawat yang terlibat dengan tujuan meningkatkan pemahaman terkait peran dan tanggung jawab masing-masing dalam penerapan metode primer. Pelatihan ini juga mencakup penguatan komunikasi antarprofesi serta mekanisme evaluasi berkala untuk mendukung kontinuitas asuhan. Tahap berikutnya adalah implementasi MAKP Metode Primer di ruang Gili Trawangan, dengan penugasan perawat primer yang bertanggung jawab penuh atas pasien selama masa perawatan.</p>
      <p>Selama proses implementasi, dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk menilai kualitas pelayanan keperawatan, tingkat kepuasan pasien, serta akuntabilitas perawat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumentasi keperawatan. Hasil dari seluruh rangkaian kegiatan kemudian disusun dalam bentuk laporan akhir yang dilengkapi dengan rekomendasi strategis sebagai upaya perbaikan berkelanjutan dalam penerapan MAKP Metode Primer di rumah sakit.</p>
      <p>See <xref ref-type="fig" rid="fig1">Figure 1</xref> for the original source illustration.</p>
      <fig id="fig1" position="float">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Alur pelaksanaan kegiatan</title>
        </caption>
        <graphic mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="https://journalkhd.com/ojs/index.php/jcemty/article/download/472/553/4990" xlink:type="simple"/>
      </fig>
    </sec>
    <sec sec-type="results">
      <title>HASIL DAN PEMBAHASAN</title>
      <p>Pelaksanaan program optimalisasi implementasi Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Metode Primer di ruang Gili Trawangan RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis yang menekankan identifikasi masalah, perancangan solusi, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan diawali dengan forum diskusi antara tim pelaksana, kepala ruang, perawat primer, perawat pelaksana, serta perwakilan manajemen rumah sakit untuk menggali hambatan dan peluang dalam penerapan metode primer.</p>
      <p>Hasil pengkajian situasi di Ruang Gili Trawangan RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan bahwa implementasi Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Metode Primer belum berjalan optimal. Kondisi ini dipengaruhi oleh belum tersedianya pedoman tertulis yang baku mengenai penerapan model tersebut, sehingga perawat mengalami kesulitan dalam melaksanakan asuhan keperawatan secara konsisten dan terstandarisasi. Selain itu, belum adanya sistem monitoring dan evaluasi yang terstruktur menyebabkan proses pengendalian mutu dan perbaikan berkelanjutan belum dapat dilakukan secara efektif (<xref ref-type="bibr" rid="R14">Metilda et al., 2026</xref>).</p>
      <p>Permasalahan lain yang turut menghambat implementasi adalah keterbatasan jumlah perawat yang tidak sebanding dengan beban kerja yang harus ditangani dalam penerapan metode primer. Kondisi ini mengakibatkan perawat sering menjalankan peran ganda di luar tanggung jawab utamanya sebagai perawat primer, sehingga berdampak pada penurunan kualitas pelayanan. Di sisi lain, kurangnya pelatihan dan sosialisasi lanjutan mengenai metode primer juga menjadi kendala dalam meningkatkan kompetensi dan pemahaman perawat. Ketiadaan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang jelas semakin memperburuk situasi, karena pelaksanaan asuhan keperawatan menjadi tidak seragam dan kurang terarah (<xref ref-type="bibr" rid="R3">Cesilia  &amp; Kosasih,  2024</xref>).</p>
      <p>See <xref ref-type="table" rid="table1">Table 1</xref> for the source table presented below.</p>
      <table-wrap id="table1" position="float">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Hasil Identifikasi Masalah dan Intervensi Optimalisasi MAKP Metode Primer</title>
        </caption>
        <table>
          <thead>
            <tr>
              <th>No.</th>
              <th>Permasalahan yang ditemukan</th>
              <th>Intervensi yang dilakukan</th>
              <th>Hasil yang diharapkan</th>
            </tr>
          </thead>
          <tbody>
            <tr>
              <td>1</td>
              <td>Belum tersedia pedoman tertulis yang baku mengenai pelaksanaan MAKP metode primer.</td>
              <td>Penyusunan draf buku panduan, panduan teknis, dan SPO pelaksanaan MAKP metode primer.</td>
              <td>Pelaksanaan asuhan keperawatan menjadi lebih terarah dan terstandar.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>2</td>
              <td>Pembagian peran dan tanggung jawab perawat primer belum optimal.</td>
              <td>Sosialisasi konsep MAKP metode primer dan penegasan peran serta tanggung jawab perawat primer.</td>
              <td>Peningkatan pemahaman perawat dan akuntabilitas profesional.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>3</td>
              <td>Komunikasi dan kesinambungan informasi antarshift belum optimal.</td>
              <td>Penyusunan SPO handover serta pelatihan dan simulasi praktik handover.</td>
              <td>Peningkatan kesinambungan asuhan dan ketepatan pertukaran informasi pasien.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>4</td>
              <td>Pelaksanaan pre-conference dan post-conference memerlukan penguatan.</td>
              <td>Penyusunan SPO pre-conference dan post-conference serta simulasi praktik.</td>
              <td>Peningkatan koordinasi dan komunikasi dalam tim keperawatan.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>5</td>
              <td>Kurangnya pelatihan dan sosialisasi lanjutan mengenai metode primer.</td>
              <td>Pelaksanaan dua sesi pelatihan kelas dan satu sesi simulasi praktik lapangan, disertai pengembangan video pembelajaran handover.</td>
              <td>Peningkatan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam menerapkan MAKP metode primer.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>6</td>
              <td>Monitoring dan evaluasi pelaksanaan belum terstruktur.</td>
              <td>Pemantauan dan evaluasi melalui observasi, wawancara, kuesioner kepuasan pasien, serta analisis dokumentasi keperawatan.</td>
              <td>Tersedianya dasar evaluasi untuk perbaikan mutu pelayanan keperawatan secara berkelanjutan.</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Berdasarkan hasil analisis tersebut, tim mengembangkan sejumlah inovasi untuk mendukung optimalisasi implementasi MAKP Metode Primer di Ruang Gili Trawangan. Salah satu langkah utama adalah penyusunan draf pedoman pelaksanaan MAKP Metode Primer yang dirancang sebagai panduan komprehensif bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan secara holistik, berkesinambungan, dan terstruktur. Pedoman ini menekankan peran perawat primer sebagai penanggung jawab utama pasien, sehingga diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan (<xref ref-type="bibr" rid="R24">Syah et al., 2022</xref>).</p>
      <p>Selain itu, tim juga menyusun draf panduan teknis pelaksanaan MAKP Metode Primer yang berfungsi untuk mempermudah perawat dalam memahami dan mengimplementasikan setiap tahapan proses asuhan keperawatan. Untuk memperkuat aspek operasional, disusun pula draf Standar Prosedur Operasional (SPO) pelaksanaan MAKP Metode Primer sebagai acuan yang jelas dalam menjalankan setiap prosedur. Tidak hanya itu, guna mendukung efektivitas komunikasi antarperawat, dikembangkan pula SPO pelaksanaan handover serta SPO pre dan post-conference. Kedua prosedur ini bertujuan untuk memastikan pertukaran informasi yang akurat dan berkesinambungan selama pergantian shift maupun diskusi tim (<xref ref-type="bibr" rid="R9">Hakim et al., 2024</xref>).</p>
      <p>See <xref ref-type="table" rid="table2">Table 2</xref> for the source table presented below.</p>
      <table-wrap id="table2" position="float">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Hasil Implementasi dan Evaluasi MAKP Metode Primer</title>
        </caption>
        <table>
          <thead>
            <tr>
              <th>No.</th>
              <th>Aspek yang dievaluasi</th>
              <th>Hasil yang dilaporkan dalam artikel</th>
              <th>Metode atau sumber evaluasi</th>
            </tr>
          </thead>
          <tbody>
            <tr>
              <td>1</td>
              <td>Kontinuitas asuhan keperawatan</td>
              <td>Peningkatan kesinambungan asuhan melalui penugasan perawat primer yang bertanggung jawab terhadap pasien sejak masuk hingga pulang.</td>
              <td>Observasi pelaksanaan dan dokumentasi keperawatan.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>2</td>
              <td>Dokumentasi keperawatan</td>
              <td>Peningkatan kelengkapan dan konsistensi dokumentasi keperawatan.</td>
              <td>Analisis dokumentasi keperawatan.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>3</td>
              <td>Kepuasan pasien</td>
              <td>Artikel melaporkan peningkatan kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan.</td>
              <td>Kuesioner kepuasan pasien dan dokumentasi keperawatan.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>4</td>
              <td>Akuntabilitas perawat</td>
              <td>Perawat melaporkan peningkatan rasa tanggung jawab profesional dalam memberikan asuhan kepada pasien.</td>
              <td>Umpan balik dan wawancara dengan perawat.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>5</td>
              <td>Hubungan terapeutik</td>
              <td>Penerapan metode primer dilaporkan memperkuat hubungan terapeutik antara perawat dan pasien.</td>
              <td>Laporan pengalaman perawat selama implementasi.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>6</td>
              <td>Komunikasi dan koordinasi</td>
              <td>Komunikasi antarshift dan koordinasi antarprofesi dilaporkan menjadi lebih baik.</td>
              <td>Observasi pelaksanaan serta evaluasi praktik keperawatan.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>7</td>
              <td>Pemantauan kondisi pasien</td>
              <td>Perawat melaporkan kemudahan dalam memantau perkembangan kondisi pasien secara berkesinambungan.</td>
              <td>Umpan balik perawat dan dokumentasi keperawatan.</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>8</td>
              <td>Kendala implementasi</td>
              <td>Masih terdapat kebutuhan adaptasi terhadap pola kerja baru, ketidakseimbangan beban kerja pada shift tertentu, dan penyesuaian jadwal dinas.</td>
              <td>Evaluasi proses implementasi.</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p>Sebagai upaya tambahan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perawat, tim juga mengembangkan media edukasi berupa video pembelajaran mengenai prosedur handover pada MAKP Metode Primer. Media ini diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dan mudah diakses untuk meningkatkan kompetensi perawat, khususnya dalam menjaga kontinuitas asuhan dan kualitas komunikasi dalam tim keperawatan. Penggunaan demonstrasi, video, dan latihan praktik merupakan bagian dari strategi edukasi handover yang dapat mendukung peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri perawat dalam melakukan serah terima pasien (<xref ref-type="bibr" rid="R4">Choi et al., 2024</xref>). Sosialisasi diberikan kepada seluruh perawat di ruang Gili Trawangan yang mencakup: (1) konsep dasar MAKP Metode Primer, (2) tanggung jawab perawat primer, (3) strategi komunikasi efektif dengan pasien, keluarga, dan tim kesehatan, serta (4) teknik handover, pre-conference, dan post-conference. Pelatihan dilakukan dalam dua sesi kelas dan satu sesi simulasi praktik di lapangan. Implementasi metode primer dilakukan selama dua minggu di ruang Gili Trawangan, dengan perawat primer yang memegang tanggung jawab penuh terhadap pasien dari awal masuk hingga pasien pulang, termasuk koordinasi antarprofesi dan edukasi pasien serta keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan yang diukur melalui kuesioner kepuasan pasien dan dokumentasi keperawatan, serta peningkatan kelengkapan dan konsistensi dokumentasi keperawatan.</p>
      <p>Perawat melaporkan bahwa penerapan metode primer memberikan dampak positif terhadap praktik keperawatan, khususnya dalam meningkatkan rasa tanggung jawab profesional, memperkuat hubungan terapeutik dengan pasien, serta memudahkan pemantauan perkembangan kondisi pasien secara berkesinambungan. Temuan mengenai implementasi model asuhan keperawatan primer dalam penelitian internasional juga menunjukkan perbaikan pada lingkungan praktik keperawatan, budaya keselamatan, kepuasan kerja perawat, dan pengurangan asuhan keperawatan yang terlewat (<xref ref-type="bibr" rid="R25">Ventura-Silva et al., 2024</xref>). Keberhasilan implementasi ini didukung oleh beberapa faktor penting, antara lain komitmen manajemen rumah sakit, ketersediaan sumber daya manusia yang memadai, serta adanya evaluasi berkelanjutan yang terintegrasi dengan dukungan aktif dari pihak manajemen. Meskipun demikian, proses implementasi tidak terlepas dari berbagai kendala, seperti kebutuhan adaptasi perawat terhadap pola kerja baru, ketidakseimbangan beban kerja pada shift tertentu, serta perlunya penyesuaian jadwal dinas untuk menjaga kontinuitas peran perawat primer dalam memberikan asuhan (<xref ref-type="bibr" rid="R19">Patoding &amp; Sari, 2022</xref>).</p>
      <p>Secara konseptual, kualitas pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh tiga komponen utama, yaitu struktur (meliputi sumber daya manusia, fasilitas, dan kebijakan), proses (mekanisme kerja dan komunikasi), serta hasil (kepuasan dan keselamatan pasien). Kerangka structure–process–outcome juga digunakan dalam pengukuran kinerja pelayanan kesehatan untuk menghubungkan sumber daya dan pengaturan pelayanan, proses pemberian asuhan, serta hasil yang dialami pasien, termasuk kepuasan dan pengalaman pasien (<xref ref-type="bibr" rid="R6">De Rosis et al., 2024</xref>). Penerapan metode primer terbukti mampu memperbaiki aspek proses dan hasil secara signifikan, terutama melalui peningkatan akuntabilitas perawat, penguatan hubungan terapeutik, dan peningkatan kepuasan pasien, dengan tetap memerlukan dukungan struktur yang memadai (<xref ref-type="bibr" rid="R5">Damayanti, 2025</xref>). Berdasarkan keberhasilan tahap awal tersebut, program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara permanen dalam sistem pelayanan keperawatan di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat serta direplikasi pada unit rawat inap lainnya. Untuk menjamin keberlanjutan, diperlukan pelatihan berkala serta sistem monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara rutin dan terstruktur.</p>
    </sec>
    <sec>
      <title>SIMPULAN DAN SARAN</title>
      <p>Penerapan Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) dengan Metode Primer di ruang rawat inap RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat terbukti efektif dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan melalui optimalisasi peran perawat primer yang bertanggung jawab secara komprehensif terhadap asuhan pasien. Implementasi model ini mampu meningkatkan kontinuitas asuhan, kualitas dokumentasi keperawatan, kepuasan pasien, serta memperkuat akuntabilitas perawat, hubungan terapeutik, dan koordinasi antarprofesi. Selain itu, metode primer mendorong peran perawat yang lebih terstruktur, meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan klinis, serta memperbaiki komunikasi antarshift dan antarprofesi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis model memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan keperawatan sekaligus memenuhi standar akreditasi rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi melalui penyusunan Standar Prosedur Operasional yang komprehensif, pelatihan berkelanjutan bagi perawat, serta monitoring dan evaluasi yang rutin dan terstruktur untuk menjamin konsistensi pelaksanaan. Selain itu, model ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dan direplikasi pada unit rawat inap lainnya maupun di rumah sakit dengan karakteristik serupa guna memperluas dampak peningkatan mutu pelayanan keperawatan.</p>
    </sec>
  </body>
  <back>
    <ref-list>
      <title>References</title>
      <ref id="R1">
        <label>1</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Ariga</surname>
              <given-names>F.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Y.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Haflah</surname>
              <given-names>N.</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Optimalisasi kinerja perawat melalui MAKP model tim di RSU Sundari Medan</article-title>
          <source>Jurnal Pengabdian Keperawatan dan Kesehatan Holistik</source>
          <year>2026</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>13</fpage>
          <lpage>19</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.65386/jpkkh.v2i1.45</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.65386/jpkkh.v2i1.45">https://doi.org/10.65386/jpkkh.v2i1.45</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Ariga, F., Sari, Y., Haflah, N., &amp; Suherni. (2026). Optimalisasi kinerja perawat melalui MAKP model tim di RSU Sundari Medan. Jurnal Pengabdian Keperawatan dan Kesehatan Holistik, 2(1), 13–19. https://doi.org/10.65386/jpkkh.v2i1.45</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R2">
        <label>2</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Azmiatussahliah</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Utami</surname>
              <given-names>T. N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Fitriani</surname>
              <given-names>A. D</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Faktor yang memengaruhi mutu pelayanan keperawatan terhadap tingkat kepuasan pasien di rawat inap penyakit dalam RSUD Pirngadi Kota Medan</article-title>
          <source>Jurnal Kesehatan Amanah</source>
          <year>2025</year>
          <volume>9</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>222</fpage>
          <lpage>232</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.57214/jka.v9i2.948</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.57214/jka.v9i2.948">https://doi.org/10.57214/jka.v9i2.948</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Azmiatussahliah, A., Utami, T. N., &amp; Fitriani, A. D. (2025). Faktor yang memengaruhi mutu pelayanan keperawatan terhadap tingkat kepuasan pasien di rawat inap penyakit dalam RSUD Pirngadi Kota Medan. Jurnal Kesehatan Amanah, 9(2), 222–232. https://doi.org/10.57214/jka.v9i2.948</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R3">
        <label>3</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Cesilia</surname>
              <given-names>R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Kosasih</surname>
              <given-names>K</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengaruh beban kerja dan kelelahan kerja terhadap kinerja perawat</article-title>
          <source>Jurnal Sosial Teknologi</source>
          <year>2024</year>
          <volume>4</volume>
          <issue>10</issue>
          <fpage>909</fpage>
          <lpage>922</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.59188/jurnalsostech.v4i10.26775</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i10.26775">https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i10.26775</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Cesilia, R., &amp; Kosasih, K. (2024). Pengaruh beban kerja dan kelelahan kerja terhadap kinerja perawat. Jurnal Sosial Teknologi, 4(10), 909–922. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i10.26775</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R4">
        <label>4</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Choi</surname>
              <given-names>J. Y.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Byun</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Kim</surname>
              <given-names>E. J</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Educational interventions for improving nursing shift handovers: A systematic review</article-title>
          <source>Nurse Education in Practice</source>
          <year>2024</year>
          <volume>74</volume>
          <elocation-id>103846</elocation-id>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1016/j.nepr.2023.103846</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1016/j.nepr.2023.103846">https://doi.org/10.1016/j.nepr.2023.103846</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Choi, J. Y., Byun, M., &amp; Kim, E. J. (2024). Educational interventions for improving nursing shift handovers: A systematic review. Nurse Education in Practice, 74, 103846. https://doi.org/10.1016/j.nepr.2023.103846</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R5">
        <label>5</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Damayanti</surname>
              <given-names>E</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Jaminan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien</article-title>
          <source>Jurnal Ad Dustur</source>
          <year>2025</year>
          <volume>1</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>1</fpage>
          <lpage>11</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.58326/jad.v1i2.329</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.58326/jad.v1i2.329">https://doi.org/10.58326/jad.v1i2.329</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Damayanti, E. (2025). Jaminan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Jurnal Ad Dustur, 1(2), 1–11. https://doi.org/10.58326/jad.v1i2.329</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R6">
        <label>6</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>De Rosis</surname>
              <given-names>S</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Performance measurement and user-centeredness in the healthcare sector: Opening the black box adapting the framework of Donabedian</article-title>
          <source>The International Journal of Health Planning and Management</source>
          <year>2024</year>
          <volume>39</volume>
          <issue>4</issue>
          <fpage>1172</fpage>
          <lpage>1182</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1002/hpm.3732</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1002/hpm.3732">https://doi.org/10.1002/hpm.3732</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>De Rosis, S. (2024). Performance measurement and user-centeredness in the healthcare sector: Opening the black box adapting the framework of Donabedian. The International Journal of Health Planning and Management, 39(4), 1172–1182. https://doi.org/10.1002/hpm.3732</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R7">
        <label>7</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Fikri</surname>
              <given-names>N</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Knowledge management sebagai upaya mengembangkan kinerja perawat dalam MAKP tim. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr</article-title>
          <source>Soetomo</source>
          <year>2024</year>
          <volume>10</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>64</fpage>
          <lpage>76</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.29241/jmk.v10i1.1841</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.29241/jmk.v10i1.1841">https://doi.org/10.29241/jmk.v10i1.1841</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Fikri, N. (2024). Knowledge management sebagai upaya mengembangkan kinerja perawat dalam MAKP tim. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 10(1), 64–76. https://doi.org/10.29241/jmk.v10i1.1841</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R8">
        <label>8</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Fitriana</surname>
              <given-names>F.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Fadila</surname>
              <given-names>R. A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan penerapan manajemen model asuhan keperawatan profesional (MAKP) tim terhadap kinerja perawat pelaksana</article-title>
          <source>Babul Ilmi: Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan</source>
          <year>2023</year>
          <volume>15</volume>
          <issue>1</issue>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.36729/bi.v15i1.1076</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.36729/bi.v15i1.1076">https://doi.org/10.36729/bi.v15i1.1076</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Fitriana, F., &amp; Fadila, R. A. (2023). Hubungan penerapan manajemen model asuhan keperawatan profesional (MAKP) tim terhadap kinerja perawat pelaksana. Babul Ilmi: Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 15(1). https://doi.org/10.36729/bi.v15i1.1076</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R9">
        <label>9</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Hakim</surname>
              <given-names>S. U.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Solehudin</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Lannasari</surname>
              <given-names>L</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan dokumentasi keperawatan elektronik dengan mutu handover</article-title>
          <source>Jurnal Ventilator</source>
          <year>2024</year>
          <volume>2</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>336</fpage>
          <lpage>347</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.59680/ventilator.v2i1.1011</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i1.1011">https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i1.1011</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Hakim, S. U., Solehudin, S., &amp; Lannasari, L. (2024). Hubungan dokumentasi keperawatan elektronik dengan mutu handover. Jurnal Ventilator, 2(1), 336–347. https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i1.1011</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R10">
        <label>10</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Hartini</surname>
              <given-names>H.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Menap</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Taufandas</surname>
              <given-names>M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang standar asuhan keperawatan dengan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di Puskesmas Korleko</article-title>
          <source>Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi</source>
          <year>2024</year>
          <volume>12</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>1544</fpage>
          <lpage>1554</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33394/bioscientist.v12i2.12339</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.33394/bioscientist.v12i2.12339">https://doi.org/10.33394/bioscientist.v12i2.12339</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Hartini, H., Menap, M., &amp; Taufandas, M. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang standar asuhan keperawatan dengan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di Puskesmas Korleko. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 12(2), 1544–1554. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v12i2.12339</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R11">
        <label>11</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Hasibuan</surname>
              <given-names>A. K.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Nurhidayah</surname>
              <given-names>R. E</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Efektivitas nursing telehealth dalam memberikan asuhan keperawatan</article-title>
          <source>Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)</source>
          <year>2023</year>
          <volume>8</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>17</fpage>
          <lpage>27</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.51933/health.v8i1.1015</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.51933/health.v8i1.1015">https://doi.org/10.51933/health.v8i1.1015</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Hasibuan, A. K., &amp; Nurhidayah, R. E. (2023). Efektivitas nursing telehealth dalam memberikan asuhan keperawatan. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 8(1), 17–27. https://doi.org/10.51933/health.v8i1.1015</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R12">
        <label>12</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Lahagu</surname>
              <given-names>E.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Nurhidayah</surname>
              <given-names>R. E.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Siregar</surname>
              <given-names>F. L. S</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan rotasi dengan kinerja perawat di RS Martha Friska Multatuli</article-title>
          <source>Jurnal Kesehatan</source>
          <year>2024</year>
          <volume>15</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>182</fpage>
          <lpage>186</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.26630/jk.v15i2.4509</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.26630/jk.v15i2.4509">https://doi.org/10.26630/jk.v15i2.4509</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Lahagu, E., Nurhidayah, R. E., &amp; Siregar, F. L. S. (2024). Hubungan rotasi dengan kinerja perawat di RS Martha Friska Multatuli. Jurnal Kesehatan, 15(2), 182–186. https://doi.org/10.26630/jk.v15i2.4509</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R13">
        <label>13</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Mendrofa</surname>
              <given-names>H. K.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Astuti</surname>
              <given-names>D.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Boli</surname>
              <given-names>E. B.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sasarari</surname>
              <given-names>Z. A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Pasangka</surname>
              <given-names>O</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Optimalisasi pelaksanaan pre dan post conference keperawatan dalam upaya penerapan model praktik keperawatan profesional di ruang rawat inap</article-title>
          <source>I-Com: Indonesian Community Journal</source>
          <year>2025</year>
          <volume>5</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>343</fpage>
          <lpage>354</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.70609/icom.v5i1.6652</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6652">https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6652</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Mendrofa, H. K., Astuti, D., Boli, E. B., Sasarari, Z. A., &amp; Pasangka, O. (2025). Optimalisasi pelaksanaan pre dan post conference keperawatan dalam upaya penerapan model praktik keperawatan profesional di ruang rawat inap. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(1), 343–354. https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6652</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R14">
        <label>14</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Nisa</surname>
              <given-names>N. C.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Aris</surname>
              <given-names>S. S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Setiasih</surname>
              <given-names>G. T.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Afifah</surname>
              <given-names>N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Putri</surname>
              <given-names>D</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Peran audit keperawatan dalam meningkatkan kualitas perawatan melalui dokumentasi dan evaluasi rekam medis</article-title>
          <source>Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah</source>
          <year>2026</year>
          <volume>3</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>610</fpage>
          <lpage>627</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.62335/sinergi.v3i2.2355</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.62335/sinergi.v3i2.2355">https://doi.org/10.62335/sinergi.v3i2.2355</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Metilda, Nisa, N. C., Aris, S. S., Setiasih, G. T., Afifah, N., &amp; Putri, D. (2026). Peran audit keperawatan dalam meningkatkan kualitas perawatan melalui dokumentasi dan evaluasi rekam medis. Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 3(2), 610–627. https://doi.org/10.62335/sinergi.v3i2.2355</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R15">
        <label>15</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Mu’minah</surname>
              <given-names>M. M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Afriani</surname>
              <given-names>T.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Yetti</surname>
              <given-names>K.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Mashudi</surname>
              <given-names>D.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Nasri</surname>
              <given-names>K.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Nasri</surname>
              <given-names>K</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Optimalisasi penegakan diagnosis keperawatan sesuai standar asuhan keperawatan di Rumah Sakit X</article-title>
          <source>Journal of Telenursing (JOTING)</source>
          <year>2023</year>
          <volume>5</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>2230</fpage>
          <lpage>2237</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.31539/joting.v5i2.5875</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.5875">https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.5875</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Mu’minah, M. M., Afriani, T., Yetti, K., Mashudi, D., Nasri, K., &amp; Nasri, K. (2023). Optimalisasi penegakan diagnosis keperawatan sesuai standar asuhan keperawatan di Rumah Sakit X. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 2230–2237. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.5875</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R16">
        <label>16</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Mursid</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Saleh</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Malasari</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Amahoru</surname>
              <given-names>N. B</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Optimalisasi pemberian asuhan keperawatan dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan</article-title>
          <source>Aksiologiya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</source>
          <year>2023</year>
          <volume>7</volume>
          <issue>4</issue>
          <fpage>548</fpage>
          <lpage>558</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30651/aks.v6i5.5063</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.30651/aks.v6i5.5063">https://doi.org/10.30651/aks.v6i5.5063</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Mursid, A., Saleh, A., Malasari, S., &amp; Amahoru, N. B. (2023). Optimalisasi pemberian asuhan keperawatan dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(4), 548–558. https://doi.org/10.30651/aks.v6i5.5063</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R17">
        <label>17</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Naryati</surname>
              <given-names>N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Aisyah</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Widiastuti</surname>
              <given-names>E.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Widakdo</surname>
              <given-names>G.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Latipah</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Yuliawati</surname>
              <given-names>Y</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Upaya peningkatan mutu pelayanan melalui pemberdayaan perawat PPJA dalam metode asuhan keperawatan profesional (MAKP) di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih</article-title>
          <source>Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)</source>
          <year>2025</year>
          <volume>8</volume>
          <issue>11</issue>
          <fpage>5759</fpage>
          <lpage>5771</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33024/jkpm.v8i11.23106</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i11.23106">https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i11.23106</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Naryati, N., Aisyah, A., Widiastuti, E., Widakdo, G., Latipah, S., Hidayanti, L., ... &amp; Yuliawati, Y. (2025). Upaya peningkatan mutu pelayanan melalui pemberdayaan perawat PPJA dalam metode asuhan keperawatan profesional (MAKP) di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), 8(11), 5759–5771. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i11.23106</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R18">
        <label>18</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Nurfanita</surname>
              <given-names>V</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Strategi intervensi untuk meningkatkan pengetahuan, supervisi, dan kepatuhan guna menghasilkan dokumentasi asuhan keperawatan yang baik</article-title>
          <source>Masker Medika</source>
          <year>2025</year>
          <volume>13</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>46</fpage>
          <lpage>53</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.52523/maskermedika.v13i1.740</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.52523/maskermedika.v13i1.740">https://doi.org/10.52523/maskermedika.v13i1.740</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Nurfanita, V. (2025). Strategi intervensi untuk meningkatkan pengetahuan, supervisi, dan kepatuhan guna menghasilkan dokumentasi asuhan keperawatan yang baik. Masker Medika, 13(1), 46–53. https://doi.org/10.52523/maskermedika.v13i1.740</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R19">
        <label>19</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Patoding</surname>
              <given-names>S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>P. W</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan penerapan metode asuhan keperawatan profesional (MAKP) tim dengan kepuasan kerja perawat</article-title>
          <source>Mega Buana Journal of Nursing</source>
          <year>2022</year>
          <volume>1</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>64</fpage>
          <lpage>72</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.59183/c5fha862</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.59183/c5fha862">https://doi.org/10.59183/c5fha862</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Patoding, S., &amp; Sari, P. W. (2022). Hubungan penerapan metode asuhan keperawatan profesional (MAKP) tim dengan kepuasan kerja perawat. Mega Buana Journal of Nursing, 1(2), 64–72. https://doi.org/10.59183/c5fha862</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R20">
        <label>20</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Prasetyo</surname>
              <given-names>J.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Dian</surname>
              <given-names>E.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Mulyono</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Efendi</surname>
              <given-names>C.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Nasihun</surname>
              <given-names>F</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pelaksanaan model asuhan keperawatan profesional (MAKP) di RSUD Gambiran Kota Kediri: Implementation of professional nursing care model at Gambiran Regional Hospital Kediri City</article-title>
          <source>Jurnal Ilmiah Pamenang</source>
          <year>2024</year>
          <volume>6</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>224</fpage>
          <lpage>229</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.53599/jip.v6i2.241</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.53599/jip.v6i2.241">https://doi.org/10.53599/jip.v6i2.241</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Prasetyo, J., Dian, E., Mulyono, A., Efendi, C., &amp; Nasihun, F. (2024). Pelaksanaan model asuhan keperawatan profesional (MAKP) di RSUD Gambiran Kota Kediri: Implementation of professional nursing care model at Gambiran Regional Hospital Kediri City. Jurnal Ilmiah Pamenang, 6(2), 224–229. https://doi.org/10.53599/jip.v6i2.241</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R21">
        <label>21</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Rahayu</surname>
              <given-names>A. E. M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Fauziyah</surname>
              <given-names>A. S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Desky</surname>
              <given-names>H. S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Febriyanti</surname>
              <given-names>I.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Artameysia</surname>
              <given-names>R. H.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Haryeti</surname>
              <given-names>P</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Faktor-faktor dalam pengambilan keputusan klinis perawat pada pasien gawat darurat: Literature review</article-title>
          <source>Jurnal Mitra Kesehatan</source>
          <year>2025</year>
          <volume>7</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>183</fpage>
          <lpage>195</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.47522/jmk.v7i2.392</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.47522/jmk.v7i2.392">https://doi.org/10.47522/jmk.v7i2.392</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Rahayu, A. E. M., Fauziyah, A. S., Desky, H. S., Febriyanti, I., Artameysia, R. H., &amp; Haryeti, P. (2025). Faktor-faktor dalam pengambilan keputusan klinis perawat pada pasien gawat darurat: Literature review. Jurnal Mitra Kesehatan, 7(2), 183–195. https://doi.org/10.47522/jmk.v7i2.392</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R22">
        <label>22</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Rahmawati</surname>
              <given-names>I. N.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Ahsan</surname>
              <given-names>A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Putra</surname>
              <given-names>K. R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Noviyanti</surname>
              <given-names>L. W.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Ningrum</surname>
              <given-names>E. H</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Upaya peningkatan kemampuan perawat dalam implementasi model asuhan keperawatan profesional (MAKP) di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Brawijaya Malang</article-title>
          <source>Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat</source>
          <year>2021</year>
          <volume>1</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>10</fpage>
          <lpage>20</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.21776/ub.caringjpm.2021.001.01.2</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.21776/ub.caringjpm.2021.001.01.2">https://doi.org/10.21776/ub.caringjpm.2021.001.01.2</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Rahmawati, I. N., Ahsan, A., Putra, K. R., Noviyanti, L. W., &amp; Ningrum, E. H. (2021). Upaya peningkatan kemampuan perawat dalam implementasi model asuhan keperawatan profesional (MAKP) di ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Brawijaya Malang. Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 10–20. https://doi.org/10.21776/ub.caringjpm.2021.001.01.2</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R23">
        <label>23</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Ridwan</surname>
              <given-names>H.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Khaerunnisa</surname>
              <given-names>N. A.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Aliem</surname>
              <given-names>R. S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Hadi</surname>
              <given-names>R. S.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Yudanto</surname>
              <given-names>Y. H</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Efektivitas intervensi dan model asuhan keperawatan profesional di ruang instalasi gawat darurat: Kajian literatur</article-title>
          <source>Jurnal Penelitian Inovatif</source>
          <year>2025</year>
          <volume>5</volume>
          <issue>2</issue>
          <fpage>1449</fpage>
          <lpage>1458</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.54082/jupin.1516</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.54082/jupin.1516">https://doi.org/10.54082/jupin.1516</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Ridwan, H., Khaerunnisa, N. A., Aliem, R. S., Hadi, R. S., &amp; Yudanto, Y. H. (2025). Efektivitas intervensi dan model asuhan keperawatan profesional di ruang instalasi gawat darurat: Kajian literatur. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1449–1458. https://doi.org/10.54082/jupin.1516</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R24">
        <label>24</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Syah</surname>
              <given-names>D. Z. R.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Sahar</surname>
              <given-names>J.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Yetti</surname>
              <given-names>K</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pelayanan prima keperawatan di pelayanan primer: Perspektif perawat dan pasien</article-title>
          <source>Journal of Telenursing (JOTING)</source>
          <year>2022</year>
          <volume>4</volume>
          <issue>1</issue>
          <fpage>59</fpage>
          <lpage>70</lpage>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.31539/joting.v4i1.3349</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.31539/joting.v4i1.3349">https://doi.org/10.31539/joting.v4i1.3349</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Syah, D. Z. R., Sahar, J., &amp; Yetti, K. (2022). Pelayanan prima keperawatan di pelayanan primer: Perspektif perawat dan pasien. Journal of Telenursing (JOTING), 4(1), 59–70. https://doi.org/10.31539/joting.v4i1.3349</mixed-citation>
      </ref>
      <ref id="R25">
        <label>25</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name name-style="western">
              <surname>Ventura-Silva</surname>
              <given-names>J. M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Martins</surname>
              <given-names>M. M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Trindade</surname>
              <given-names>L. L.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Faria</surname>
              <given-names>A. C.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Barros</surname>
              <given-names>S. C.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Castro</surname>
              <given-names>S. F.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Rocha</surname>
              <given-names>C. G.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Mendes</surname>
              <given-names>M.</given-names>
            </name>
            <name name-style="western">
              <surname>Ribeiro</surname>
              <given-names>O. M</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Implementation of the primary nursing care model in a hospital service: A quasi-experimental study</article-title>
          <source>Nursing Forum</source>
          <year>2024</year>
          <volume>2024</volume>
          <elocation-id>Article 5549115</elocation-id>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1155/2024/5549115</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1155/2024/5549115">https://doi.org/10.1155/2024/5549115</ext-link>
        </element-citation>
        <mixed-citation>Ventura-Silva, J. M., Martins, M. M., Trindade, L. L., Faria, A. C., Barros, S. C., Castro, S. F., Rocha, C. G., Mendes, M., &amp; Ribeiro, O. M. (2024). Implementation of the primary nursing care model in a hospital service: A quasi-experimental study. Nursing Forum, 2024, Article 5549115. https://doi.org/10.1155/2024/5549115</mixed-citation>
      </ref>
    </ref-list>
    <glossary>
      <title>Glossary</title>
      <def-list>
        <def-item>
          <term>MAKP</term>
          <def>
            <p>Model Asuhan Keperawatan Profesional</p>
          </def>
        </def-item>
        <def-item>
          <term>SPO</term>
          <def>
            <p>serta belum tersedianya Standar Prosedur Operasional</p>
          </def>
        </def-item>
      </def-list>
    </glossary>
  </back>
</article>
