<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.3 20210610//EN" "JATS-journalpublishing1-3.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" article-type="research-article" dtd-version="1.3" xml:lang="id">
  <front>
    <journal-meta>
      <journal-id journal-id-type="publisher-id">JCEMTY</journal-id>
      <journal-title-group>
        <journal-title>Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY)</journal-title>
        <abbrev-journal-title>JCEMTY</abbrev-journal-title>
      </journal-title-group>
      <issn pub-type="ppub">2987-5072</issn>
      <issn pub-type="epub">2987-5080</issn>
      <publisher>
        <publisher-name>KHD Production</publisher-name>
      </publisher>
    </journal-meta>
    <article-meta>
      <article-id pub-id-type="publisher-id">475</article-id>
      <article-id pub-id-type="doi">10.53713/jcemty.v4i1.475</article-id>
      <article-categories>
        <subj-group subj-group-type="heading">
          <subject>Digital Discharge Planning and Nursing Service Quality</subject>
        </subj-group>
      </article-categories>
      <title-group>
        <article-title>Implementation of the MANDIRI-D Innovation Program for Effective Digital-Based Patient Discharge Planning in the Hospital</article-title>
        <trans-title-group xml:lang="id">
          <trans-title>Implementasi Program Inovasi MANDIRI-D untuk Perencanaan Pemulangan Pasien Berbasis Digital yang Efektif di Rumah Sakit</trans-title>
        </trans-title-group>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="author1" contrib-type="author" corresp="yes">
          <name name-style="western">
            <surname>Wahyuningsih</surname>
            <given-names>Sri</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
          <xref ref-type="corresp" rid="cor1">*</xref>
        </contrib>
        <contrib id="author2" contrib-type="author">
          <name name-style="western">
            <surname>Karuniawathy</surname>
            <given-names>Sari Dewi</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff1">1</xref>
        </contrib>
        <contrib id="author3" contrib-type="author">
          <name name-style="western">
            <surname>Rondhianto</surname>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff2">2</xref>
        </contrib>
        <contrib id="author4" contrib-type="author">
          <name name-style="western">
            <surname>Triandana</surname>
            <given-names>I Komang Leo</given-names>
          </name>
          <xref ref-type="aff" rid="aff3">3</xref>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff1"><label>1</label><institution content-type="orgdiv1">Mahasiswa Magister Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember</institution>, <institution content-type="orgdiv2">Fakultas Keperawatan</institution>, <institution content-type="orgname">Universitas Jember</institution>, <country country="ID">Indonesia</country></aff>
      <aff id="aff2"><label>2</label><institution content-type="orgdiv1">Fakultas Keperawatan, Universitas Jember</institution>, <institution content-type="orgname">Universitas Jember</institution>, <country country="ID">Indonesia</country></aff>
      <aff id="aff3"><label>3</label><institution content-type="orgname">RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat</institution>, <country country="ID">Indonesia</country></aff>
      <author-notes>
        <corresp id="cor1">Korespondensi: Sri Wahyuningsih, <email>242320102025@mail.unej.ac.id</email></corresp>
      </author-notes>
      <pub-date pub-type="epub" iso-8601-date="2026-05-01">
        <day>01</day>
        <month>05</month>
        <year>2026</year>
      </pub-date>
      <volume>4</volume>
      <issue>1</issue>
      <fpage>35</fpage>
      <lpage>44</lpage>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2025-08-19">
          <day>19</day>
          <month>08</month>
          <year>2025</year>
        </date>
        <date date-type="rev-recd" iso-8601-date="2026-04-09">
          <day>09</day>
          <month>04</month>
          <year>2026</year>
        </date>
        <date date-type="accepted" iso-8601-date="2026-04-13">
          <day>13</day>
          <month>04</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
      <permissions>
        <copyright-year>2026</copyright-year>
        <copyright-holder>The Authors</copyright-holder>
        <license license-type="open-access" xlink:href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">
          <license-p>This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.</license-p>
        </license>
      </permissions>
      <abstract xml:lang="en">
        <p>Suboptimal discharge planning in hospitals remains a critical issue, contributing to high readmission rates and inadequate patient and family readiness for post-hospital care. This community service activity aimed to improve the effectiveness of discharge planning through the implementation of the MANDIRI-D innovation program, a digital-based approach utilizing QR Codes. The program provided accessible discharge information, including care guidelines, flowcharts, and patient education materials tailored to patient needs. The activity involved 20 patients and family members using a quasi-experimental pre–post design without a control group. Interventions included structured education delivered at least one day prior to discharge, access to QR Code-based educational media, and reinforcement through the teach-back method. The results demonstrated an improvement in patient knowledge and readiness for discharge (Δ total score 1.05), increased nurse compliance with discharge planning standard operating procedures (≥85%), and more efficient delivery of patient education. The MANDIRI-D program effectively enhanced patient and family preparedness, improved the quality of nursing services, and has the potential to reduce readmission rates. This innovation is recommended for broader implementation and integration into hospital electronic medical record systems to support sustainable and standardized discharge planning practices.</p>
      </abstract>
      <trans-abstract xml:lang="id">
        <p>Perencanaan pemulangan pasien yang suboptimal di rumah sakit tetap menjadi masalah kritis, yang berkontribusi pada tingginya angka rawat inap ulang dan kurangnya kesiapan pasien dan keluarga untuk perawatan pasca-rawat inap. Kegiatan pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas perencanaan pemulangan pasien melalui implementasi program inovasi MANDIRI-D, pendekatan berbasis digital yang menggunakan Kode QR. Program ini menyediakan informasi pemulangan yang mudah diakses, termasuk pedoman perawatan, bagan alur, dan materi edukasi pasien yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Kegiatan ini melibatkan 20 pasien dan anggota keluarga menggunakan desain pra-pasca kuasi-eksperimental tanpa kelompok kontrol. Intervensi meliputi edukasi terstruktur yang diberikan setidaknya satu hari sebelum pemulangan, akses ke media edukasi berbasis Kode QR, dan penguatan melalui metode pengajaran ulang. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesiapan pasien untuk pemulangan (Δ skor total 1,05), peningkatan kepatuhan perawat terhadap prosedur operasi standar perencanaan pemulangan (≥85%), dan penyampaian edukasi pasien yang lebih efisien. Program MANDIRI-D secara efektif meningkatkan kesiapan pasien dan keluarga, meningkatkan kualitas layanan keperawatan, dan berpotensi mengurangi angka rawat inap ulang. Inovasi ini direkomendasikan untuk implementasi dan integrasi yang lebih luas ke dalam sistem rekam medis elektronik rumah sakit guna mendukung praktik perencanaan pemulangan pasien yang berkelanjutan dan terstandarisasi.</p>
      </trans-abstract>
      <kwd-group kwd-group-type="author-generated" xml:lang="en">
        <kwd>digital education</kwd>
        <kwd>discharge planning</kwd>
        <kwd>QR Code</kwd>
        <kwd>nursing care quality</kwd>
      </kwd-group>
      <kwd-group kwd-group-type="author-generated" xml:lang="id">
        <kwd>discharge planning</kwd>
        <kwd>edukasi digital</kwd>
        <kwd>QR Code</kwd>
        <kwd>mutu pelayanan keperawatan</kwd>
      </kwd-group>
      <counts>
        <page-count count="10"/>
        <fig-count count="2"/>
        <table-count count="1"/>
        <ref-count count="20"/>
      </counts>
    </article-meta>
  </front>
  <body>
    <sec id="sec1" sec-type="intro">
      <title>PENDAHULUAN</title>
      <p>Discharge planning merupakan proses terstruktur yang bertujuan untuk memastikan transisi pasien dari rumah sakit ke rumah berlangsung secara aman, efektif, dan berkesinambungan (<xref ref-type="bibr" rid="B13">Hilmiyanti et al., 2025</xref>). Pelaksanaan discharge planning yang optimal terbukti mampu menurunkan angka readmisi, memperpendek lama rawat inap, serta meningkatkan kepuasan pasien dan keluarga (<xref ref-type="bibr" rid="B18">Romadhoni et al., 2025</xref>). Selain itu, perencanaan pulang yang sistematis juga berperan dalam menekan biaya perawatan dan mendukung kesinambungan pelayanan kesehatan di tingkat komunitas (<xref ref-type="bibr" rid="B17">Rauf et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan discharge planning di rumah sakit masih belum optimal. Tingginya angka readmisi pasien dalam waktu singkat setelah pulang menunjukkan adanya kesenjangan dalam kesiapan pasien dan keluarga (<xref ref-type="bibr" rid="B8">Dwiyanti et al., 2026</xref>). Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kurangnya persiapan pulang yang komprehensif, edukasi yang belum efektif, serta terbatasnya kolaborasi lintas profesi dalam proses perencanaan pulang pasien (<xref ref-type="bibr" rid="B4">Anggraini, 2025</xref>).</p>
      <p>Permasalahan lain yang sering ditemukan adalah keterlambatan pemberian edukasi, keterbatasan media edukasi yang terintegrasi, serta kurangnya monitoring terhadap keberlanjutan perawatan pasien setelah pulang (<xref ref-type="bibr" rid="B1">Aminah et al., 2024</xref>). Hal tersebut berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi dan readmisi, terutama pada pasien dengan penyakit kronis seperti gagal jantung, stroke, dan diabetes mellitus (<xref ref-type="bibr" rid="B19">Sari et al., 2024</xref>). Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi discharge planning yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasien dan keluarga (<xref ref-type="bibr" rid="B7">Bahtiar et al., 2025</xref>)</p>
      <p>Salah satu inovasi yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan media edukasi digital berbasis Quick Response (QR) Code. Media ini memungkinkan pasien dan keluarga untuk mengakses informasi kesehatan secara fleksibel kapan saja dan di mana saja, sehingga mengurangi risiko kehilangan informasi penting setelah pulang dari rumah sakit (<xref ref-type="bibr" rid="B17">Rauf et al., 2025</xref>). Selain itu, penggunaan QR Code lebih efisien, mudah diperbarui, mendukung konsep green hospital, serta dapat dipadukan dengan metode teach-back untuk memastikan pemahaman pasien terhadap informasi yang diberikan (<xref ref-type="bibr" rid="B7">Bahtiar et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan program inovasi MANDIRI-D (Media Edukasi Digital Discharge Planning) berbasis QR Code di rumah sakit. Selain itu, kegiatan ini juga mengevaluasi efektivitas program dalam meningkatkan kualitas discharge planning. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi praktis dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, memperkuat keselamatan pasien, serta mendukung transformasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat (<xref ref-type="bibr" rid="B11">Hendrawan et al., 2024</xref>).</p>
    </sec>
    <sec id="sec2" sec-type="methods">
      <title>METODE PELAKSANAAN</title>
      <sec id="sec2-1">
        <title>Desain Kegiatan</title>
        <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain one-group pre-test and post-test dengan pendekatan kuasi-eksperimen tanpa kelompok kontrol. Desain ini dipilih untuk menilai efektivitas intervensi discharge planning berbasis digital melalui pengukuran perubahan pengetahuan, sikap, dan kesiapan pasien serta keluarga sebelum dan sesudah intervensi diberikan. Pendekatan ini memungkinkan evaluasi langsung terhadap dampak program dalam konteks praktik nyata pelayanan kesehatan, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih aplikatif terkait keberhasilan implementasi inovasi..</p>
      </sec>
      <sec id="sec2-2">
        <title>Lokasi dan Waktu</title>
        <p>Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rawat Inap Pantai Pink RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang memiliki kapasitas 23 tempat tidur dan melayani pasien dengan berbagai diagnosis medis. Pelaksanaan berlangsung selama 13 hari, yaitu pada tanggal 4–16 Agustus 2025.</p>
      </sec>
      <sec id="sec2-3">
        <title>Analisis Kebutuhan Program</title>
        <p>Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilakukan analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara singkat dengan perawat ruangan untuk mengidentifikasi permasalahan dalam pelaksanaan discharge planning. Hasil analisis menunjukkan beberapa kendala utama, yaitu pemberian edukasi pulang yang masih dilakukan terlalu dekat dengan waktu kepulangan pasien, penggunaan media edukasi yang masih didominasi oleh bahan cetak sehingga rentan hilang atau rusak, serta belum terintegrasinya dokumentasi discharge planning dalam sistem rumah sakit. Temuan tersebut menjadi dasar dalam pengembangan inovasi MANDIRI-D, yaitu media edukasi digital discharge planning berbasis QR Code yang dapat diakses secara mudah melalui perangkat seluler pasien dan keluarga.</p>
      </sec>
      <sec id="sec2-4">
        <title>Populasi dan Sampel</title>
        <p>Kriteria partisipan dalam kegiatan ini meliputi kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi mencakup pasien rawat inap atau keluarga pendamping utama yang berada di Ruang Pantai Pink, mampu membaca dan memahami Bahasa Indonesia, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian intervensi dan pengukuran. Sementara itu, kriteria eksklusi meliputi pasien dalam kondisi kritis yang memerlukan perawatan intensif, pasien dengan gangguan kognitif berat atau hambatan komunikasi, serta keluarga yang tidak dapat berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan.</p>
      </sec>
      <sec id="sec2-5">
        <title>Tahapan Intervensi</title>
        <p>Tahapan intervensi dalam kegiatan ini meliputi tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta pendampingan dan klarifikasi. Pada tahap persiapan, disusun konten edukasi REKAT yang mencakup pengelolaan obat, tanda bahaya, jadwal kontrol, perawatan luka, dan instruksi gawat darurat, kemudian dikemas dalam bentuk leaflet elektronik yang dapat diakses melalui QR Code. Pada tahap pelaksanaan, edukasi diberikan minimal satu hari sebelum pasien pulang oleh perawat yang telah mendapatkan pelatihan, di mana pasien atau keluarga diarahkan untuk mengakses materi melalui perangkat ponsel pribadi, serta dilakukan metode teach-back untuk memastikan pemahaman dengan meminta pasien mengulang informasi menggunakan bahasa sendiri. Selanjutnya, pada tahap pendampingan dan klarifikasi, perawat memberikan kesempatan kepada pasien dan keluarga untuk bertanya serta memberikan penjelasan tambahan sesuai dengan kebutuhan guna memastikan kesiapan pasien dalam melanjutkan perawatan di rumah.</p>
      </sec>
      <sec id="sec2-6">
        <title>Instrumen Penelitian</title>
        <p>Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kuesioner Discharge Planning of Ward Nurses (DPWN) yang telah dimodifikasi untuk mengukur tiga dimensi utama, yaitu pengetahuan (pemahaman terhadap materi edukasi), sikap (kesiapan mental dalam melakukan perawatan mandiri), dan kesiapan (meliputi aspek fisik, mental, dan logistik sebelum pulang). Pengukuran dilakukan menggunakan skala Likert 1–4, dengan rentang nilai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui pre-test sebelum pemberian edukasi untuk mengetahui kondisi awal responden, serta post-test setelah intervensi untuk menilai perubahan yang terjadi. Kuesioner diisi secara mandiri oleh pasien atau keluarga dengan pendampingan perawat guna memastikan kelengkapan dan akurasi data yang diperoleh.</p>
      </sec>
      <sec id="sec2-7">
        <title>Peralatan dan Bahan</title>
        <p>Kegiatan ini menggunakan beberapa peralatan dan bahan pendukung, yaitu media edukasi digital berupa leaflet elektronik yang berisi materi discharge planning dan dapat diakses melalui QR Code, perangkat digital berupa smartphone pasien atau keluarga untuk mengakses materi tersebut, serta instrumen evaluasi berupa kuesioner Discharge Planning of Ward Nurses (DPWN) yang telah dimodifikasi. Selain itu, kegiatan juga didukung oleh fasilitas pendukung seperti ruang edukasi di Ruang Pantai Pink, ketersediaan jaringan internet, serta sistem dokumentasi elektronik untuk mendukung proses pencatatan dan pelaporan kegiatan.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec3" sec-type="results">
      <title>HASIL DAN PEMBAHASAN</title>
      <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengevaluasi efektivitas program MANDIRI-D dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesiapan pasien/keluarga sebelum pulang dari ruang rawat inap. Sebanyak 20 responden mengikuti intervensi, dengan hasil uji pre–post test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada semua variabel.</p>
      <p specific-use="lens-object-navigation">Perubahan skor disajikan pada <xref ref-type="table" rid="T1">Table 1</xref>, grafik tren ditampilkan pada <xref ref-type="fig" rid="F1">Figure 1</xref>, dan tampilan aplikasi ditunjukkan pada <xref ref-type="fig" rid="F2">Figure 2</xref>.</p>
      <table-wrap id="T1" position="float" orientation="landscape">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Perubahan Skor Rata-Rata Pre-Post Intervensi</title>
        </caption>
        <table>
          <thead>
            <tr>
              <th>Indikator</th>
              <th>Pre-Test (Mean ± SD)</th>
              <th>Post-Test (Mean ± SD)</th>
              <th>Δ Perubahan</th>
            </tr>
          </thead>
          <tbody>
            <tr>
              <td>Pengetahuan Obat</td>
              <td>2,1</td>
              <td>3,3</td>
              <td>1,2</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Pengetahuan Tanda Bahaya</td>
              <td>2,2</td>
              <td>3,3</td>
              <td>1,1</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Kesiapan Perawatan di Rumah</td>
              <td>2,5</td>
              <td>3,4</td>
              <td>0,9</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Kepatuhan Jadwal Kontrol</td>
              <td>2,7</td>
              <td>3,5</td>
              <td>0,8</td>
            </tr>
            <tr>
              <td>Total Skor</td>
              <td>2,38</td>
              <td>3,43</td>
              <td>1,05</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <fig id="F1" position="float" orientation="landscape" specific-use="display-figure">
        <label>Figure 1</label>
        <alt-text>Grafik garis membandingkan skor pre-test dan post-test pada pengetahuan obat, pengetahuan tanda bahaya, kesiapan perawatan di rumah, kepatuhan jadwal kontrol, dan total skor.</alt-text>
        <caption>
          <title>Tren Peningkatan Skor</title>
        </caption>
        <graphic id="G1" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="https://journalkhd.com/ojs/index.php/jcemty/article/download/475/548/4299"/>
      </fig>
      <p>Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Peningkatan tertinggi terdapat pada pengetahuan obat (+1,20) dan tanda bahaya (+1,10). Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi discharge planning berbasis QR Code mampu meningkatkan kesiapan pasien/keluarga dalam menghadapi perawatan mandiri di rumah.</p>
      <p>Hasil kegiatan menunjukkan bahwa inovasi discharge planning berbasis digital menggunakan QR Code efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan pasien di Ruang Rawat Inap Pantai Pink RSUD Provinsi NTB. Pemberian edukasi yang dilakukan lebih awal, yaitu minimal satu hari sebelum pasien pulang, memberikan waktu yang cukup bagi pasien dan keluarga untuk memahami informasi yang diberikan. Selain itu, penerapan metode teach-back terbukti mampu memperkuat pemahaman pasien, karena mereka diminta mengulang kembali informasi dengan bahasa sendiri sehingga perawat dapat memastikan bahwa materi telah dipahami secara tepat (<xref ref-type="bibr" rid="B20">Sari &amp; Arofiati, 2025</xref>).</p>
      <p>Dari sisi tenaga kesehatan, inovasi ini memberikan dampak positif terhadap kinerja perawat dalam melaksanakan discharge planning. Penggunaan media digital berbasis QR Code membantu meningkatkan koordinasi antarperawat, menjaga konsistensi dalam penyampaian edukasi, serta mempermudah proses dokumentasi (<xref ref-type="bibr" rid="B2">Andriawati &amp; Kusumawati, 2025</xref>). Hal ini berkontribusi pada peningkatan kepatuhan perawat terhadap standar operasional prosedur discharge planning, yang tercermin dari capaian kepatuhan di atas 85%, sekaligus mendukung efisiensi dalam alur pelayanan pasien (<xref ref-type="bibr" rid="B3">Anggraeni et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Selain itu, pemanfaatan edukasi digital juga berdampak pada efisiensi waktu pelayanan. Materi edukasi yang dapat diakses secara mandiri oleh pasien dan keluarga mengurangi kebutuhan edukasi tatap muka yang berulang, sehingga perawat dapat mengalokasikan waktu lebih optimal untuk tindakan keperawatan lainnya (<xref ref-type="bibr" rid="B12">Hidayati et al., 2025</xref>). Kondisi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tenaga kesehatan, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif pasien dan keluarga dalam proses persiapan pulang, yang pada akhirnya berkontribusi pada penurunan risiko readmisi dan peningkatan kepuasan terhadap layanan kesehatan (<xref ref-type="bibr" rid="B10">Hastuti et al., 2025</xref>).</p>
      <p>Dari aspek klinis, implementasi discharge planning berbasis QR Code terbukti meningkatkan pemahaman pasien terkait pengelolaan obat, pengenalan tanda bahaya, serta langkah-langkah perawatan lanjutan di rumah (<xref ref-type="bibr" rid="B14">Joshi &amp; Sawant, 2024</xref>). Peningkatan pemahaman ini memungkinkan pasien dan keluarga untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan setelah pulang, sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi dan menurunkan angka readmisi (<xref ref-type="bibr" rid="B16">Po et al., 2023</xref>). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang terstruktur dan mudah diakses memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan perawatan pasien (<xref ref-type="bibr" rid="B9">Elasari, 2025</xref>).</p>
      <p>Dari aspek manajerial dan keberlanjutan, inovasi MANDIRI-D memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya rumah sakit, khususnya melalui pengurangan ketergantungan pada media cetak (<xref ref-type="bibr" rid="B15">Omonaiye et al., 2024</xref>). Pendekatan digital ini sejalan dengan konsep green hospital karena mampu mengurangi penggunaan kertas serta memungkinkan pembaruan materi edukasi secara cepat dan berkelanjutan sesuai kebutuhan klinis (<xref ref-type="bibr" rid="B6">Aulia et al., 2025</xref>). Berdasarkan hasil tersebut, pengembangan lebih lanjut diarahkan pada perancangan aplikasi MANDIRI-D berbasis Android yang terintegrasi, dengan fitur yang mendukung manajemen discharge planning secara komprehensif, interaktif, dan berkelanjutan (<xref ref-type="bibr" rid="B5">Arofiati et al., 2025</xref>).</p>
      <fig id="F2" position="float" orientation="landscape" specific-use="display-figure">
        <label>Figure 2</label>
        <alt-text>Dua panel antarmuka MANDIRI-D yang menampilkan petunjuk akses melalui QR Code serta beranda dan menu utama materi discharge planning.</alt-text>
        <caption>
          <title>Tampilan Aplikasi MANDIRI-D</title>
        </caption>
        <graphic id="G2" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="https://journalkhd.com/ojs/index.php/jcemty/article/download/475/548/4300"/>
      </fig>
    </sec>
    <sec id="sec4" sec-type="conclusions">
      <title>SIMPULAN DAN SARAN</title>
      <p>Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, program MANDIRI-D (Rencana Edukasi Kesehatan Pasca Rawat) berbasis QR Code terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan discharge planning di Ruang Rawat Inap Pantai Pink RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Intervensi ini mampu meningkatkan pengetahuan pasien terkait pengelolaan obat dan pengenalan tanda bahaya, serta memperkuat kesiapan pasien dan keluarga dalam melakukan perawatan mandiri setelah pulang. Selain itu, implementasi discharge planning berbasis digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepuasan pasien dan kepatuhan perawat terhadap standar prosedur yang berlaku. Oleh karena itu, program MANDIRI-D direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) guna menjamin keberlanjutan dan memperluas penerapannya di berbagai unit pelayanan. Evaluasi secara berkala terhadap dampak program, khususnya terkait angka readmisi, biaya perawatan, dan kualitas hidup pasien, juga perlu dilakukan agar inovasi ini dapat menjadi bagian strategis dalam upaya peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.</p>
    </sec>
  </body>
  <back>
    <ref-list>
      <title>REFERENSI</title>
      <ref id="B1">
        <label>1</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Aminah, D., Wijaya, D., Cahyani, N. E., &amp; Diafani, R.</string-name>
          </person-group>
          <year>2024</year>
          <article-title>Implementasi Inovasi LYVER Berbasis Multimedia dalam Upaya Pencegahan Readmisi Pasien Pascaoperasi di Ruang Agung Wilis RSUD Blambangan Banyuwangi</article-title>
          <source>Journal of Health Innovation and Community Services</source>
          <comment>3(2), 182–187</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.54832/jhics.v3i2.344</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.54832/jhics.v3i2.344">https://doi.org/10.54832/jhics.v3i2.344</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B2">
        <label>2</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Andriawati, S. &amp; Kusumawati, W.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Efektifitas Penggunaan QR Code Pada Orientasi Pasien Baru Oleh Perawat</article-title>
          <source>Borneo Nursing Journal (BNJ)</source>
          <comment>8(1), 1714–1721</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.61878/bnj.v8i1.438</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.438">https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.438</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B3">
        <label>3</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Anggraeni, I., Suroso, J., Etlidawati, E., &amp; Aprilina, H. D.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Perawat dalam Discharge Planning di Unit Geriatri RSUD Prof</article-title>
          <source>Dr. Margono Soekarjo dan Paviliun Abiyasa Purwokerto. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development</source>
          <comment>7(3), 1650-1659</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.38035/rrj.v7i3.1391</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.38035/rrj.v7i3.1391">https://doi.org/10.38035/rrj.v7i3.1391</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B4">
        <label>4</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Anggraini, D. A.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Optimalisasi Pelaksanaan Discharge Planning Di Ruang Penyakit Dalam Rs Azzahra Kalirejo Kab</article-title>
          <source>Lampung Tengah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Keperawatan" Optimal"</source>
          <comment>1(2)</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.5281/zenodo.15875883</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.5281/zenodo.15875883">https://doi.org/10.5281/zenodo.15875883</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B5">
        <label>5</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Arofiati, F., Lestari, F. D., &amp; Setiawan, H.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>The effect of discharge planning videos and booklets on quality of life among patients with heart failure: Quasi-experimental study</article-title>
          <source>JMIR Cardio</source>
          <comment>9, e75417</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.2196/75417</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.2196/75417">https://doi.org/10.2196/75417</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B6">
        <label>6</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Aulia, A., Lestari, T. A., Afandi, F., Tanjung, D. A., &amp; Dedek.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Strategi Green Computing Untuk Optimalisasi Sumber Daya Digital dan Reduksi Limbah Kertas di Era Transformasi Digital</article-title>
          <source>Jurnal Pembina</source>
          <comment>1(2), 52-60</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.65230/pembina.v1i2.90</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.65230/pembina.v1i2.90">https://doi.org/10.65230/pembina.v1i2.90</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B7">
        <label>7</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Bahtiar, H., Romadhan, K., Susanto, T., &amp; Puspitarini, N. W.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>SIP-DAL (Sistem Informasi Pemulangan: Dengarkan, Ajarkan, Dan Bekali) Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Discharge Planning Di RS Perkebunan Jember, Klinik Jember</article-title>
          <source>Jurnal Manajemen Kesehatan Dan Keperawatan</source>
          <comment>2(3), 118-126</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.35968/q92pxc06</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.35968/q92pxc06">https://doi.org/10.35968/q92pxc06</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B8">
        <label>8</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Dwiyanti, N.K.D., I Made Rio Dwijayanto, &amp; Abdul Rahman.</string-name>
          </person-group>
          <year>2026</year>
          <article-title>Hubungan Supervisi Kepala Ruangan dengan Pelaksanaan Discharge Planning oleh Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Penelitian</article-title>
          <source>Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan</source>
          <comment>4(4), 21783–21792</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.31004/jerkin.v4i4.5474</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5474">https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5474</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B9">
        <label>9</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Elasari, Y.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Evaluasi Pelaksanaan Discharge Planning Terstruktur dengan Pendekatan METHOD Pada Pasien Post Operasi Di Rumah Sakit</article-title>
          <source>Sains Medisina</source>
          <comment>4(2), 167–172</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.63004/snsmed.v4i2.887</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i2.887">https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i2.887</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B10">
        <label>10</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Hastuti, A.D., Endah Puspaningrum, F., &amp; Mulyadi, E.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Peran Kompensasi Dan Penilaian Kinerja Dalam Meningkatkan Kepuasan Dan Produktivitas Tenaga Kesehatan Pada Era Digitalisasi Rumah Sakit</article-title>
          <source>Jurnal Teknologi Dan Bisnis Cerdas</source>
          <comment>1(2), 113–124</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.64476/jtbc.v1i2.10</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.64476/jtbc.v1i2.10">https://doi.org/10.64476/jtbc.v1i2.10</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B11">
        <label>11</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Hendrawan, F., Wulandari, R. Y., Elasari, Y., &amp; Palupi, R.</string-name>
          </person-group>
          <year>2024</year>
          <article-title>Pelasanaan Discharge Planning Dengan Media Booklet Pada Pasien Pulang Oleh Perawat Di Rsu HI</article-title>
          <source>M. Yusuf Kotabumi. Majalah Cendekia Mengabdi</source>
          <comment>2(2), 120–128</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.63004/mcm.v2i2.376</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.63004/mcm.v2i2.376">https://doi.org/10.63004/mcm.v2i2.376</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B12">
        <label>12</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Hidayati, T., Mahanggoro, T. P., Fuadi, A., Subroto, B. A., &amp; Pratiwi, A. A.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Edukasi kesehatan era digital: Peran augmented reality dalam meningkatkan kesadaran kelompok prolanis pasien diabetes</article-title>
          <source>Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)</source>
          <comment>6(1), 280–288</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33474/jp2m.v6i1.23378</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23378">https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23378</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B13">
        <label>13</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Hilmiyanti, Y., Ekawati, H. F., Pranata, S., &amp; Mubin, F.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Discharge Planning Dalam Keperawatan: Konsep Analisis</article-title>
          <source>Jurnal Sosial Dan Sains</source>
          <comment>5(12), 945–960</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.59188/jurnalsosains.v5i12.32641</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i12.32641">https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i12.32641</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B14">
        <label>14</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Joshi, P., &amp; Sawant, S.</string-name>
          </person-group>
          <year>2024</year>
          <article-title>The Impact and Potential of Quick Response (QR) Codes in Healthcare: A Comprehensive Review</article-title>
          <source>Proceedings of the Human Factors and Ergonomics Society Annual Meeting</source>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1177/10711813241278266</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1177/10711813241278266">https://doi.org/10.1177/10711813241278266</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B15">
        <label>15</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Omonaiye, O., Ward-Stockham, K., Darzins, P., Kitt, C., Newnham, E., Taylor, N. F., &amp; Considine, J.</string-name>
          </person-group>
          <year>2024</year>
          <article-title>Hospital discharge processes: Insights from patients, caregivers, and staff in an Australian healthcare setting</article-title>
          <source>PLOS ONE</source>
          <comment>19(9), e0308042</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1371/journal.pone.0308042</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1371/journal.pone.0308042">https://doi.org/10.1371/journal.pone.0308042</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B16">
        <label>16</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Po, H. W., Lin, F. J., Cheng, H. J., Huang, M. L., Chen, C. Y., Hwang, J. J., &amp; Chiu, Y. W.</string-name>
          </person-group>
          <year>2023</year>
          <article-title>Factors Affecting the Effectiveness of Discharge Planning Implementation: A Case-Control Cohort Study</article-title>
          <source>The Journal of Nursing Research: JNR</source>
          <comment>31(3), e274</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.1097/jnr.0000000000000555</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.1097/jnr.0000000000000555">https://doi.org/10.1097/jnr.0000000000000555</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B17">
        <label>17</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Rauf, S., Hidayah, N., &amp; Amal, A. A.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Peningkatan Kualitas Perencanaan Pulang Pasien di Rumah Sakit</article-title>
          <source>Bhakti Patrika</source>
          <comment>1(2), 29–33</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.64408/bp.2025.1226</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.64408/bp.2025.1226">https://doi.org/10.64408/bp.2025.1226</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B18">
        <label>18</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Romadhoni, D., Abdurrauf, M., &amp; Sari, D. W. P.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Hubungan Budaya Organisasi Dengan Perencanaan Pulang Pasien (Discharge Planning) Di Rumah Sakit Islam Sultanagung Semarang</article-title>
          <source>Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan</source>
          <comment>2(4), 48-59</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.5281/zenodo.18753447</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.5281/zenodo.18753447">https://doi.org/10.5281/zenodo.18753447</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B19">
        <label>19</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Sari, N. K., Syahruramdhani, S., Hernani, E., Riyanto, A., &amp; Nugroho, O. W.</string-name>
          </person-group>
          <year>2024</year>
          <article-title>Monitoring Pelaksanaan Edukasi Diabetes Mellitus Menggunakan Electronic Discharge Planning (EDP) di RS PKU Muhammadiyah Gamping</article-title>
          <source>Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</source>
          <comment>8(3), 410-419</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30651/aks.v8i3.14504</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.30651/aks.v8i3.14504">https://doi.org/10.30651/aks.v8i3.14504</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="B20">
        <label>20</label>
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <string-name>Sari, C. A., &amp; Arofiati, F.</string-name>
          </person-group>
          <year>2025</year>
          <article-title>Discharge planning berbasis augmented reality dan teach-back pada keluarga pasien yang menjalani hemodialisis: Analisis hukum dan prinsip etik keperawatan</article-title>
          <source>Journal of Qualitative Health Research &amp; Case Studies Reports</source>
          <comment>5(7), 1175– 1180</comment>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.56922/quilt.v5i7.1829</pub-id>
          <ext-link ext-link-type="uri" xlink:href="https://doi.org/10.56922/quilt.v5i7.1829">https://doi.org/10.56922/quilt.v5i7.1829</ext-link>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back>
</article>
