Improving Fine Motor Skills in Children with Special Needs Through Foam Squeezing Play Therapy
DOI:
https://doi.org/10.53713/htechj.v2i1.148Keywords:
squeezing foam, children with special needs, fine motor skillAbstract
The development of children with special needs (ABK) has obstacles in terms of fine motor development. Like the ability to play the foam squeezing game. This research method uses quasi-experiment, namely providing intervention to children. A sample of 15 children was taken using purposive sampling according to the inclusion criteria. The research results obtained in the intervention group before and after foam massage play therapy obtained a p-value of 0.000. The discussion in the research found the effect of foam squeezing play therapy on improving the fine motor skills of children with special needs. It is recommended that SDLB Negeri 4 Bengkulu be more creative and use varied learning methods such as squeezing foam so that children's fine motor skills are more stimulated.
References
Agustina, S., Nasirun, M., & Delrefi, D. (2018). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Bermain Dengan Barang Bekas. Jurnal Ilmiah Potensia, 3(1), 24-33.
Adriana, D. (2017). Tumbuh kembang dan terapi bermain pada anak. Salemba Medika
Andarwati, S. R., Munir, Z., & Siam, W. N. (2020). Permainan Lego (Parallel Play) terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia 3–6 Tahun. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 8(1), 8-16. https://doi.org/10.36085/jkmu.v8i1.480
Ferasinta, F., Nurhayati, N., & Yanti, L. (2022). The Effect of Playing Collage Therapy in Increasing Motor Skills Development in Preschool Children. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 16(3), 173-175.
Ferasinta, F., Padila, P., & Anggita, R. (2022). Menilai Perkembangan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Lompat Tali. Jurnal Kesmas Asclepius, 4(2), 75-80.
Ferasinta, F., Nurhayati, N., Yanti, L., & Fredrika, L. (2022). Analisis kepatuhan mahasiswa terhadap penggunaan masker dalam pencegahan penularan covid-19. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 16-20.
Ferasinta, F., Nurhayati, N., Yanti, L., & Oktarianita, O. (2021). PENGARUH TERAPI BERMAIN KOLASE TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH. In SEMINAR NASIONAL KESEHATAN ABDURRAB DAN SEMINAR HASIL PENELITIAN (pp. 68-70).
Ferasinta, A. K. W., & Suryani, D. (2021). The Effect of Conventional Method on the Length of Treatment Days for Children Underwent Circumcision at Poniran Khitan Centre Bengkulu. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 15(1), 1087-1090.
Ferasinta, F., & Dinata, E. Z. (2021). Teknik distraksi dalam penurunan skala nyeri anak usia pra sekolah. Jurnal Riset Media Keperawatan, 4(2), 63-67.
Ferasinta, F. (2020). Perspektif Orangtua Terkait Kemandirian Anak Autis Pada Aspek Sosial. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 8(2), 102-106.
Ferasinta, F., & Dinata, E. Z. (2020). Pengaruh pemberian edukasi dengan media audiovisual terhadap motivasi ibu dalam merawat balita dengan diare. Avicenna: Jurnal Ilmiah, 15(3), 206-210.
Ferasinta, F., & Dinata, E. Z. (2021). PENGARUH TERAPI BERMAIN MENGGUNAKAN PLAYDOUGH TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH. JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU, 9(2), 59-65.
Kemenkes RI. (2016). Pedoman pelaksanaan stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak.
Kristiana, Ida & Indah, Dewi Rosaria. (2019). Pengaruh kegiatan menggunting dan menempel pola gambar geometris terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok b tk maharing desa tanjung untung kecamatan tewah kabupaten gunung mas tahun ajaran 2018/2019. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi Pintar Harati, 15(1).
Lisa, M., Mustika, A., & Lathifah, N.S (2020). Alat Permainan Edukasi (APE) Meningkatkan Perkembagan motorik Halus pada Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Kesehtan, 11(1), 125-132.
Lutfiana, A. (2020). Pengaruh Permaianan Edukatif (Ape) Meremas busa Terhadap Perkembangan Motorik Halu Anak Usia Prasekolah Di Ra Al – Hikma Tondwulan Plandaan Jombang. Jurnal Keperawatan, 2, 33-43.
Masitoh. (2017). Konsep Dasar Pendidikan PraSekolah. Universitas Terbuka.
Meiuta, H. P. (2019). Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 242–248.
Mulyawartini, G. A. (2019). Melalui Kegiatan Meremas busa Bentuk Dan Warna Dapat Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Pada Kelompok B TK Harapan Kelayu. Jurnal Edukasi dan Sains, 1(1), 118-133.
Nursalam. (2013). Metodologi penelitian ilmu keperawatan. Salemba Medika
Raharjo, Desta Sarasati., Alfiyanti, Dera & Purnomo, S Eko. (2014). Pengaruh terapi bermain menggunting terhadap peningkatan motorik halus pada anak autisme usia 11 – 15 tahun di sekolah luar biasa negeri semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK).
Soetjiningsih & Ranuh, IG. N. Gde. (2013). Tumbuh kembang anak. EGC
Sudirjo, E. & Alif, M. N. (2018). Pertumbuhan dan perkembangan motorik. UPI Sumedang Press
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta
Tjandrajani Anna. (2012). Keluhan Utama pada Keterlambatan Perkembangan Umum di Klinik Khusus Tumbuh Kembang RSAB Harapan Kita. Jurnal Sari Pediatri, 13(6).
UNICEF. (2021). Keadaan Anak-Anak Dunia 2023: Tabel Statistik. https://data-unicef-org.translate.goog/resources/dataset/the-state-of-the-worlds-children-2023-statistical-tables/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
Wahyuni, N. T., & Priani. (2019). Pengaruh Terapi Bermain Plastisin Terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Prasekolah. Jurnal Kesehatan, 11(1). DOI: http://dx.doi.org/10.38165/
Yuniarti, Sri. (2015). Asuhan tumbuh kembang neonatus, bayi-balita,anak pra-sekolah dilengkapi stimulasi tumbuh kembang anak melalui bermain. RefikaAditama.
Zulaihah. (2019). Modul stimulasi kreativitas anak pra sekolah. STIKes Majapahit.