Optimizing community-based management of hypertension and diabetes mellitus through the SEHATI book innovation
Optimalisasi pengelolaan hipertensi dan diabetes melitus berbasis komunitas melalui buku SEHATI
DOI:
https://doi.org/10.53713/jcemty.v4i1.420Keywords:
community health cadre, educational media, Health Belief Model, non-communicable disease, SEHATI bookAbstract
Non-communicable diseases (NCDs), particularly hypertension and diabetes mellitus, remain major contributors to morbidity and mortality in Indonesia. Suboptimal patient engagement and poor adherence to therapy continue to hinder effective NCD management at the primary care level. This community-based intervention aimed to enhance patients’ knowledge, treatment adherence, and self-management through the use of a print-based educational tool, the SEHATI book. The program was implemented over a one-week period at Tanjung Karang Primary Health Center, Mataram City, involving 17 participants, including healthcare providers, community health cadres, and patients with hypertension and diabetes. The intervention consisted of group education sessions, simulation activities, cadre-led home visits, and pre- and post-intervention assessments. The results demonstrated a substantial improvement in participants’ knowledge, increasing from 52% to 89%, and medication adherence, rising from 61% to 90%. Qualitative findings indicated that the SEHATI book facilitated self-monitoring practices and enhanced patient motivation. Additionally, health cadres reported that the tool strengthened their capacity as community educators. This community-based approach, particularly through the active involvement of health cadres, proved effective in promoting patient engagement, especially in settings with limited access to digital health resources. The intervention is consistent with the Health Belief Model, as it enhances perceived benefits and self-efficacy among patients. Overall, the SEHATI book represents a practical, scalable, and contextually appropriate educational strategy for sustainable NCD management in primary healthcare settings.
References
Aghniya, R., Prasetyowati, P., & Puspitaningrum, E. M. (2025). Implementasi Promosi Kesehatan melalui Edukasi dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular di UPTD Puskesmas Yosomulyo. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 75–84. https://doi.org/10.59963/2025.v3i1/541/5/juramas
Andiarsa, D., Rachmawati, T., Wurisastuti, T., Tumaji, T., Sitorus, N., Yulianti, A., & Ridha, M. R. (2025). Peran Agen Perubahan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Pengendalian Penyakit Tidak Menular akibat Perilaku Merokok. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 3(4), 192-202. https://doi.org/10.20527/jpmp.v3i4.16799
Asseggaf, S. N. Y. R. S., Zakiah, M., Ulfah, R., & Putri, T. H. (2024). Program Edukasi Kontrol Tekanan Darah, Cara Penggunaan Obat Anti Hipertensi yang Benar dan Self-Management untuk Peserta Prolanis dengan Ceramah Interaktif di Puskesmas Kampung Dalam. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(8), 3641-3652. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i8.15770
Febriawati, H., Angraini, W., Sarkawi, S., & Oktarianita, O. (2024). Kunjungan Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Terhadap Kunjungan Pengobatan Di Puskesmas Kota Bengkulu: Integrated Coaching Post Program For Non-Communicable Diseases On Treatment Visits At Puskesmas, Bengkulu City. Quality: Jurnal Kesehatan, 18(1), 74–82. https://doi.org/10.36082/qjk.v18i1.943
Haris, H., Pabanne, F. U., & Syamsiah, S. (2022). Pelatihan kader kesehatan dan aplikasi edukasi faktor risiko penyakit tidak menular. Media Karya Kesehatan, 5(2). https://doi.org/10.24198/mkk.v5i2.36654
Herawati, T. (2024). Meningkatkan Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Melalui Pendidikan Promosi Kesehatan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu), 6(1), 102–109. https://doi.org/10.28926/jppnu.v6i1.290
Hermanto, H., Silalahi, D. M. D., & Destriani, E. (2025). Peran Kader dengan Motivasi Masyarakat dalam Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM): The Role of Cadres with Community in Early Detection of Risk Factors of Non-Communicable Diseases (NCDS). Jurnal Surya Medika (JSM), 11(2), 303-308. https://doi.org/10.33084/jsm.v11i2.10586
Maliangkay, K.S., Ummi Rahma, Safanny Putri, & Novita Dwi Istanti. (2023). Analisis Peran Promosi Kesehatan Dalam Mendukung Keberhasilan Program Pencegahan Penyakit Tidak Menular Di Indonesia. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 108–122. https://doi.org/10.59680/medika.v1i2.284
Noorikhsan, F. F., Muharry, A., Annashr, N. N., Yogaswara, D., & Nurohman, T. (2024). Penguatan dan Peningkatan Keterampilan Komunikasi Antar Pribadi Kader Kesehatan dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Desa Cipakat Kecamatan Singaparna. Abdimas Galuh, 6(2), 1590-1601. http://dx.doi.org/10.25157/ag.v6i2.15407
Parawansa, D. A., Serli, S., Dahniar, D., Jamaluddin, I. P., & Ramadhanty, A. F. (2025). Pemberian Edukasi Penyakit Kronis yang Dapat Dicegah Melalui Tekanan Darah dan Gula Darah. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(10), 4431-4435. https://doi.org/10.59837/by2wtv88
Purnomosidi, M. R., Zhafirah, M. H. K., Shabira, L. Z., Bakhtiar, F. Y., Iskandar, M.M., D. A., Pratama, T. N., … Akbar, A. (2026). Prima Health: Suatu Pendekatan Digital Dan Pemberdayaan Kader Untuk Pengendalian Hipertensi Dan Diabetes Berkelanjutan. Rabit: Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Univrab, 11(1), 1646–1656. https://doi.org/10.36341/rabit.v11i1.7421
Purqoti, D. N. S., Istiana, D., Fatmawati, B. R., & Rispawati, B. H. (2025). Preventif Penyakit Tidak Menular Berbasis Health Belief Model-Cerdik (HBM-CERDIK): Non-communicable Disease Control Efforts Based on CERDIK Behavior and HBM Model. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 7(2), 68-73. https://doi.org/10.59030/jkbd.v7i2.171
Rahmawati, R., Nazaruddin, N., Mulyani, S., Sri Wulan, I., & Hendra, H. (2024). PKM Kelompok Kader Dalam Upaya Pencegahan Multimorbiditas Penyakit Tidak menular Melalui Literasi Berbasis Digital Health Menuju Desa Tanggobu Sehat. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(2), 399–405. https://doi.org/10.35311/jmpm.v5i2.466
Sari, A. F., & Roza, S. H. (2025). Remaja Sadar Penyakit Tidak Menular: Edukasi Skrining Digital Bagi Pelajar Di SMAN 8 Padang. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 8(3), 226–236. https://doi.org/10.25077/bina.v8i3.663
Suharsono, S., Suyanta, S., Sugiyarto, A., Yulistanti, Y., & Handayani, L. (2025). Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Penyuluhan Dan Deteksi Dini. Besiru: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(6), 530-541. https://doi.org/10.62335/besiru.v2i6.1343
Sumampouw, O. J., Pinontoan, O. R., & Nelwan, J. E. (2023). Edukasi dan Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 2081–2087. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i9.471
Susanti, A., Laili, N., & Hartono, D. (2024). Hubungan Peran Tenaga Kesehatan Dengan Kepatuhan Kunjungan Posbindu Ptm Di Desa Kebonsari Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. Jurnal Keperawatan, 18(1), 30-39. https://doi.org/10.56586/jk.v18i1.382
Tema, E. R., Dodo, D. O., & Sinaga, M. (2025). Implementasi Kebijakan Program Posbindu PTM di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Oesapa 2024. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(3), 633-647. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i3.5240
Wijaya, A., Yuriasti, N. W., Yuriasti, E., & Wijaya, D. (2025). Evaluation of the TERKONTROL Application to Improve Control Compliance of Non-Communicable Diseases and Elderly Patients: Evaluasi Aplikasi TERKONTROL untuk Meningkatkan Kepatuhan Kontrol Pasien PTM dan Lansia. Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY), 3(2). https://doi.org/10.53713/jcemty.v3i2.413
Wisni, A., Murdiyanto, J., Faesol, A., Palupi, S. S. A., Afina, H. N., Narendra, S., & Ramadhanti, N. P. (2026). Skrining kesehatan dasar dan edukasi berbasis komunitas. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 6(2), 313-324. https://doi.org/10.37373/bemas.v6i2.1826













